3 Alat Musik Tradisional Khas Indonesia yang Terbuat dari Bahan Tembaga -->

3 Alat Musik Tradisional Khas Indonesia yang Terbuat dari Bahan Tembaga

, 4/04/2022 04:47:00 AM

Gong (foto : istimewa)


Vnn.co.id, Jakarta – Alat musik terbuat dari berbagai macam jenis material sepeperti kayu, logam, dan juga plastik. Jenis logam yang paling sering digunakan sebagai alat musik adalah tembaga. Di bawah ini adalah alat musik yang terbuat dari tembaga dan perunggu!

Alat musik tradisional dikenal menggunakan bahan alami seperti kayu, rotan, bambu, dan kulit, namun, ternyata banyak juga alat musik tradisional yang menggunakan bahan logam tembaga dan perunggu. Berikut adalah contohnya!

Gong
Gong adalah alat musik yang terbuat dari tembaga atau perunggu. Pada dasarnya, perunggu juga adalah tembaga.

Menurut Sugeng Slamet dan Suyitno dalam jurnal Pengaruh Komposisi dan Temperatur Ruang terhadap Fluiditas Paduan Perunggu Timal melalui Investment Casting (2017), perunggu adalah campuran antara logam tembaga dan timah.

Sebagian besar jenis gong terbuat dari tembaga dan perunggu. Contohnya adalah gong suwukan, boning barung, kenong, kempul, kolintang, pencon, bende, kempyang, tawak, celempong, canang, dan juga gong ageng.

Saron
Saron adalah alat musik keluarga balungan yang juga terbuat dari perunggu. Menurut Eli Trisnowati dalam jurnal Analisis Frekuensi pada Gong Laras Slendro (2017), saron terbuat dari perunggu yang merupakan campuran 10 bagian tembaga dan 3 bagian timah. 

Contoh alat musik tradisional yang mirip seperti saron dan juga terbuat dari perunggu adalah gender, slenthem, gambang, peking, demung, dan kethuk

Gamelan
Gamelan adalah bentuk ansambel musik yang merujuk pada kesatuan intrumen alat musik yang dibunyikan secara bersama-sama. Kata gamelan berasal dari bahasa jawa gamel yang berarti menabuh atau memukul yang kemudian diikuti akhiran an sehingga bermakna kata benda. Pertunjukan gamelan banyak dijumpai pada tradisi di pulau Jawa, Bali, Madura, Lombok dengan berbagai jenis dan ukuran ensemble gamelannya. 

Menurut kepercayaan orang Jawa, gamelan diciptakan pertama kali oleh dewa Sang Hyang Era Saka, Sang Penguasa tanah Jawa. Pertama kali alat musik gamelan diciptakan adalah gong yang digunakan untuk memanggil para dewa pada saat itu. Akhirnya terciptalah alat musik-alat musik lain dengan lengkap seperti gamelan yang kita kenal sampai saat ini. 

Saking populernya gamelan saat itu, alat musik ini berkembang pesat di zaman Majapahit bahkan sampai menyebar di luar Jawa seperti Bali dan Sunda. Alat musik gamelan setiap daerah di Indonesia memiliki ciri khas yang berbeda satu sama lain, misalnya dari warna suara yang diciptakan karena juga menggunakan tambahan alat musik yang berbeda. Misalnya gamelan sunda yang lebih mendayu karena dikombinasikan dengan alat musik tradisional sunda yakni seruling.

Jurnalis : Vedha
Editor : Ramdhan

TerPopuler

close