Kini Pukul :

Almarhum Kong Munir Gemar Berikan Santunan Pada Anak Yatim Di Yayasan Al-Hawary.

Almarhum Kong Munir Bersama Sulasmo Sakuri Mendampingi Bupati Bogor Ade Yasin.
Vnn.co.id, Kabupaten Bogor
- Kabar meninggal dunia salah satu tokoh Bogor Timur, H. TB. Munir Sasmita atau yang lebih dikenal Kong Munir, tokoh Bogor Timur di Klapanunggal menyisakan kesedihan mendalam bagi keluarga besar Pondok pesantren Al Hawaary.

Almarhum Kong Munir adalah sumber inspirasi bagi beberapa kalangan remaja, pemuda dan dewasa. Dengan segala pengalamannya saat menjabat Kepala Desa membuat almarhum sangat peka akan kehidupan sosial, anak yatim dan orang tua jompo. Sang Kades legendaris bagi masyarakat luas.

Seperti yang dituturkan Sulasmo Sakuri, Wakil Dewan Pembina Yayasan Al-Hawary di Desa Gandoang, Kecamatan Cileungsi. Yang mengatakan bahwa almarhum setiap bulan  memberikan bantuan tanpa pamrih untuk anak-anak yatim yang tinggal di Pondok Pesantren Al-Hawary, yang Sulasmo sebagai Wakil Ketua Dewan Pembina.

"Kepedulian Almarhum Kong Munir pada dhuafa dan anak yatim dibuktikan dengan menyantuni ke Pesantren Al-Hawary" Terang Sulasmo Sakuri.
Pamflet Yayasan Al-Hawary, Gandoang - Cileungsi. 
Seperti diketahui, Sulasmo Sakuri dan almarhum H. TB. Munir Sasmita alias Kong Munir ini sama-sama menjadi penasihat organisasi Presidium Bogor Timur yang bertujuan untuk pemekaran wilayah di 7 Kecamatan termasuk Klapanunggal, Gunung Putri, Cileungsi, Jonggol, Cariu, Tanjungsari dan Sukamakmur yang nantinya akan menjadi Kabupaten Bogor Timur. 

Dalam kedekatan yang dijalin beberapa tahun itu, Sulasmo merasa figur seperti Almarhum sangatlah langka, sosok yang baik dan dermawan ini telah banyak memberikan uluran tangannya untuk kesejahteraan masyarakat di sekitarnya bahkan keluar daerah.

"Beliau ini semasa hidupnya seringkali menebar kebaikan dan memberikan contoh yang baik untuk para generasi penerus, saat diberi janji-janji manis oleh orang lain pun dirinya tetap tidak akan memintanya" Terang Sulasmo pria yang jadi pengusaha dan pengacara itu.

Sulasmo Sakuri juga merasakan betul kehilangan yang terjadi atas meninggalnya Almarhum Kong Munir.

"Saya fikir bukan hanya saya yang merasa kehilangan sepeninggal Kong Munir, tapi warga Klapanunggal dan Masyarakat Bogor Timur pada umumnya" Pungkasnya.

Jurnalis: IP
Editor: IP

No comments