Kini Pukul :

Setelah Menderita Bertahun-tahun, Akhirnya Warga Desa Taman Rahayu Mendapat Kompensasi "Uang Bau"

Warga Desa Taman Rahayu saat membuat rekening Bank
Vnn.co.id, Kabupaten Bekasi - Setelah bertahun-tahun terdampak bau dari TPST Bantargebang, Kota Bekasi, akhirnya sebanyak 1590 KK warga Desa Taman Rahayu Kecamatan Setu Kabupaten Bekasi yang terdiri dari RW 05, 06 dan 07 yang berdampingan dengan TPST Bantargebang akan mendapatkan Uang Kompensasi BLT. 

Warga Desa Taman Rahayu yang terdiri dari 3 RW itu kini sedang dalam tahap pembuatan  rekening untuk penerimaan BLT secara langsung. Rabu (25/2/20).

Adapun calon penerima BLT tersebut sesuai verifikasi data yang telah dilakukan pada tahun 2018.

Dan nama-nama calon penerima BLT sesui dengan nama yang masuk pada verifikasi data pada waktu itu dan sudah di SK kan oleh Bupati Bekasi, Eka Supria Atmaja. 

Emin Suryana, tokoh pemuda dan tokoh masyarakat lainnya yang tergabung dalam tim pejuang kompensasi agar warga terdampak bau tersebut mendapatkan kompensasi mengatakan sangat berterima kasih kepada unsur Pemerintahan Desa Taman Rahayu, Pemerintah Daerah Kabupaten Bekasi dan Provinsi DKI Jakarta yang telah mendengar dan mengabulkan ajuan kami terkait penderitaan warga Desa Taman Rahayu yang terkena dampak dari pembuangan sampah di TPST Bantargebang.
Walaupun prosesnya begitu rumit dan harus menunggu cukup lama.

"Saat ini calon penerima uang kompensasi BLT dari TPST Bantargebang hanya RW 05, 06 dan 07 yang berjumlah 1590 KK," ucap Zibril, sapaan akrab Emin Suryana. 

"Untuk kedepannya kami berharap mudah-mudahan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dan Pemerintah Daerah Kabupaten Bekasi bisa bekerjasama dengan baik dan bisa memberikan BLT kompensasi kepada seluruh warga desa Taman Rahayu seperti 3 Desa/Kelurahan yang ada di Kota Bekasi yang seluruh kepala keluarganya menerima kompensasi BLT uang bau itu, Tiga Kelurahan tersebut yaitu Ciketing Udik, Cikiwul dan Sumur Batu," tandasnya. 




Rep: Cogeng 
Red: JA

No comments