Kini Pukul :

Rahmat Effendi Resmi Hentikan Program Kartu Sehat Untuk Warga Kota Bekasi.

Pamflet Promosi Program Kartu Sehat.
Vnn.co.id, Kota Bekasi — Pemkot Bekasi telah resmi memberhentikan program Kartu Sehat mulai Januari 2020. Penghentian yang disebut sementara itu melalui surat edaran Wali Kota Bekasi yang dibuat pada 29 November lalu dengan nomor :440/7894/Dinkes.

Surat edaran tersebut ditujukan kepada Asosiasi Rumah Sakit Swasta Cabang Kota Bekasi, direktur rumah sakit yang bekerja sama dengan Jamkesda KS-NIK Kota Bekasi tahun 2019, dan direktur klinik rumah sakit yang bekerja sama dengan Jamkesda KS-NIK Kota Bekasi tahun 2019.

Dalam surat tersebut tertuang alasan pemerintah setempat menghentikan layanan KS-NIK lantaran Pemda tidak diperkenankan mengelola sendiri (seluruhnya) jaminan kesehatan daerah dengan manfaat yang sama dengan Jamkesnas. Termasuk mengelola Jamkesda dengen skema ganda.

Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi menyampaikan, sebelum ada kepastian hukum layanan KS akan diberhentikan sementara. Menurut dia, pemerintah sedang merumuskan kebijakan pelayanan yang sifatnya komplementer tidak tumpang tindih dengan program JKN yang dikelola oleh Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS).

“Saran dari Korsupgah (Koordinator Supervisi dan Pencegahan) KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi) wilayah Jawa Barat nanti akan terjadi ada double cost, makanya kita cari di luar itu,” kata Rahmat Effendi, Jumat (6/12/2019).

Rahmat Effendi juga menjelaskan selain merumuskan kebijakan lain, pemerintah akan mendata ulang peserta BPJS di Kota Bekasi agar nantinya kebijakan baru Jamkesda tidak tumpang tindih.

“Tidak diambil juga dari yang mandiri, kalau tiba-tiba ada yang diberhentikan dari satu perusahaan umpamanya baru boleh ikut serta,” Pungkasnya.

Redaksi

No comments