Kini Pukul :

Dilanda Kemarau Panjang, Masyarakat Jonggol Shalat Istisqa dan Istighosah Bersama

Vnn.co.id, Kabupaten Bogor - Jonggol dilanda kemarau berkepanjangan hingga 6 bulan membuat sumber air dan sumur warga alami kekeringan.

Faktor alam ini membuat masyarakat juga kesulitan mendapatkan air bersih, melihat hal tersebut MUI beserta Muspika berinisiatif bersama masyarakat menggelar salat Istisqa dan Istighosah yang berdasarkan dari hasil rapat minggon di aula Kecamatan Jonggol pada hari rabu tanggal 25/9/2019.

Shalat Istisqa yang dilaksanakan di Alun-alun depan kantor Kecamatan Jonggol, Minggu (29/9/2019) pagi, dihadiri langsung oleh Camat Jonggol Andri Rahman,S.STP. M.Si, Anggota DPRD Kabupaten Bogor H.Beben Suhendar, SH.MM, Wakil MUI,Wakil KUA, Ketua MUI Desa,Tokoh Agama dan Masyarakat,Tiga pilar pembina masyarakat Desa, yakni Bintara TNI Pembina Desa (Babinsa) Koramil 2017 Kodim 0921 Bogor,dan Bintara Polri Pembina Ketentraman dan Ketertiban Masyarakat (Babinkamtibmas) Polsek Jonggol, serta Pj Kepala Desa Jonggol.

Pelaksanaan Sholat Istisqa dan Istighosah Do'a bersama diikuti ratusan warga masyarakat jonggol dari remaja hingga orang tua dan berbagai komponen masyarakat di wilayah Jonggol dengan khsuyuk melaksanakan Sholat Istisqa dan Do'a bersama.

Shalat Istisqo digelar dengan harapanan Alloh Swt segera menurunkan hujan,mengingat saat ini, masyarakat Kecamatan Jonggol sudah mulai kesulitan air bersih.

Camat Jonggol Andri Rahman,S.STP.,M.Si menuturkan,"Sebetulnya ini sebuah wasilah atau syari'at kami beserta Muspika,MUI,kemudian seluruh Pj Kepala Desa bersama-sama ingin bersyari'at karena mengingat kemarau dijonggol ternyata amat panjang bahkan saya sudah berkeliling wilayah ternyata sungai yang besar cipamingkis juga sudah kering,irigasi,sawah-sawah juga kekeringan,"tuturnya.

Lanjut Andri ,"Oleh karena itu ketika konsultasi dengan para Ulama para tokoh dan MUI bahwa sudah bisa dimungkinkan kita untuk melaksanakan syari'at untuk minta hujan, jadi hari ini ternyata Empat lokasi kita laksanakan Shalat istiqa dan istighosah diantaranya di Alun-alun jonggol, citra indah, sirnagalih, dan sukanegara, tapi desa sukanegara kelihatanya diundur karena inginnya mereka setelah jum'at, tidak apa-apalah tidak masalah tapi yang penting hari ini Insyaallah Tiga lokasi sudah dilaksanakan Istigosah dan shalat Istiqa jadi salah satu syari'at untuk memohon hujan,"jelasnya.

Andri berharap,"Ya Harapannya mudah-mudahan Do'a kita dikabulkan Allah Swt bisa turun hujan ya segera mungkin Alhamdulillah, tapi ketika tidak segera yang penting kita sudah bersyari'at karena hakikatnyakan dari Allah Swt, kita sebagai manusia patut untuk memohon kepada Allah Swt, oleh karena itu kami bersama masyarakat jonggol sangat berharap keridhoan Allah Swt untuk menurunkanNya hujan diwilayah jonggol dan sekitarnya, lanjut andri
untuk membantu juga terkait dengan kegiatan ekonomi masyarakat karena kita tahu dijonggol ini kebanyakan sawah-sawah petani karunya teu bisa melak nanaon kagaringan, mudah-mudahan wasilahnya turun hujan jadi seluruh kegiatan ekonomi masyarakat bisa berjalan,"harapnya.

Sholat Istisqa sholat Sunah yang dilakukan untuk meminta pengampunan dosa juga menambah krimanan kepada Allah SWT agar diturunkan rahmat berupa hujan, jika telah terjadi kemarau yang berkepanjangan atau karena dibutuhkannya hujan untuk keperluan (hajat) tertentu.

Ditempat terpisah H.Sholeh Basambul menuturkan, "Intinya kita bertaubat dari kesalahan-kesalahan kita semua sehingga Allah Swt menguji kita dengan kemarau, Hikmahnya ya masyarakat menambah keimsnan kita kepada Allah Swt dan kita menjadi tahu bagaimana melaksanakan sholat istiqo dan menyadarkan mereka bahwa ini bentuk ujian dari Allah Swt sehingga kita harus bertaubat dan bersabar dari ujian ini,"Tuturnya.

Di samping itu juga semakin dapat mempererat jalinan tali silaturahmi baik antara aparat pemerintahan maupun komponen masyarakat, sehingga tercipta rasa kepedulian antar sesama,"jelasnya.


RepAwan
Red: JA

No comments