Kini Pukul :

Bupati Bekasi Resmi Buka MTQ Ke-51 Tingkat Kabupaten Bekasi

Bupati Bekasi, Eka Supria Atmaja Resmi Buka MTQ ke-51 Tingkat Kabupaten Bekasi. 
Vnn.co.id, Kabupaten Bekasi - Bupati Bekasi, Eka Supria Atmaja Resmi Buka Pelaksanaan Musabaqoh Tilawatil Qur'an (MTQ) tingkat Kabupaten Bekasi ke -51 tahun 2019, Minggu (8/9/2019). Pelaksanaan MTQ tingkat Kabupaten pada tahun ini dipusatkan di Kecamatan Sukatani.

Bupati Bekasi mengatakan acara MTQ Tahunan ini untuk memberi semangat syi’ar Islam dan Ukhuwah Islamiah warga agar terus terjaga. Sebagai wujud dari upaya meningkatkan keimanan dan ketaqwaan serta melahirkan generasi-generasi pencinta Al-Qur’an.

Dengan pelaksanaan MTQ tingkat Kabupaten ini sekaligus akan menjadi ajang penyaringan para qori dan qori'ah yang akan mewakili Kabupaten Bekasi tingkat Provinsi Jawa Barat.

Eka berharap dari kegiatan MTQ kali ini nantinya akan melahirkan bibit bibit tilawah yang mampu bersaing dikancah yang lebih tinggi.

"Harapan saya tentu dengan ajang MTQ ini dapat lahir bibit-bibit putra daerah asal Bekasi yang handal dan mampu bersaing di kancah yang lebih tinggi lagi",Harap Eka.

Eka juga menyampaikan bahwa hikmah dari pelaksanaan MTQ ini semoga dapat dijadikan perhatian bersama seperti peningkatan kegemaran anak anak untum membaca Al-Quran.

Eka juga mengucapkan terima kasih kepada masyarakat yang hadir dalam acara pembukaan ini dan telah mau turut mendukung suksesnya kegiatan ini," ucapnya.

Sementara itu ditempat yang sama Camat Sukatani, Benny Y Iskandar mengatakan tahun ini kita dipercaya sebagai tuan rumah pelaksanaan MTQ ke 51. Sebagai tuan rumah kegiatan MTQ tingkat Kabupaten Bekasi, pihaknya telah melakukan persiapan yang matang sekitar 2 minggu sebelum acara. Pelaksanaan dimulai hari ini Minggu (8/9/2019) hingga Jumat (13/9/2019), katanya

“Kami berharap pelaksanaan berjalan dengan sukses dan Sukatani bisa menjadi juara",harap Benny

Jenis cabang yang dilombakan diantaranya Tilawah, Kaligrafi, dan Tahfidz atau hafalan ayat suci Al-Qur’an, sedangkan golongan yang dimaksud yakni segmentasi atau tingkat kesulitan dari masing-masing cabang. Adapun Dewan Hakim berasal dari Unsur MUI Kabupaten Bekasi, Pejabat Kemenag, dan praktisi.



Rep : Ahim
Red : JF

No comments