Kini Pukul :

Dialog Kebangsaan Merawat Indonesia di Kabupaten Bekasi

Drs. Ahmad Kosasih, Kepala Kesbangpol Kabupaten Bekasi
Vnn.co.id, Kabupaten Bekasi - Pemerintah Daerah Kabupaten Bekasi Melalui Badan Kepala Satuan Kebangsaan dan Politik Gelar Dialog Kebangsaan " Merawat Indonesia" di Grand Cikarang Hotel Jababeka Bekasi Jawa Barat, Sabtu (4/5/2019).

Acara tersebut di hadiri oleh Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama, Tokoh Pemuda, Tokoh Perempuan dan Lintas berbagai Agama dari Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) yang ada di Kab Bekasi dan 4 Narasumber dari, MUI,  Menkopulhukam, Pakar/Ahli Penulis Sejarah dan Kesatuan Kebangsaan dan Politik Provinsi Jawa Barat.

Kepala Badan Kesatuan Kebangsaan dan Politik Kab Bekasi, Drs Ahmad Kosasih Mengatakan Hari ini Kesbangpol Kab Bekasi Mengundang seluruh komponen dari berbagai Agama Ada Islam, Hindu, Budha, Kristen, Kong Hu Cu untuk membangun lebih erat silahtuhrahmi Pasca Pemilu 2019.

Ia menuturkan ini sebagai upaya dari Badan Kesbangpol jangan ada lagi kerenggangan dari seluruh komponen masyarakat mari kita bersatu dan membangun harmonis untuk menjaga rumah Kab Bekasi ini.

"Kita jaga Kebersamaan dan persatuan dan kesatuan" Ucapnya

Kita tunggu saja hasilnya resmi KPU RI, sekarang kita bersatu kembali dan jangan terprovokasi dalam media sosial dan harus bener bener kita cermati jangan sampai terpancing kepada yang memecah belah persatuan dan kesatuan.tambahnya

Peserta Dialog Forum Kerukunan Umat Beragama Kabupaten Bekasi
Di tempat yang sama Pengasuh Pondok Pesantren Al Fitroh Cikarang Pusat Imam Mulyana mengatakan sangat apresiasi atas kegiatan ini, kegiatan ini baik, menurut pandangan saya kab Bekasi aman, damai dan tidak terjadi apa apa, ini semua melibatkan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kab Bekasi dan semua terjalin baik baik saja.

"Ini semua untuk menguatkan agar lebih baik dan tidak Ada gesesakan apa apa Dan tinggal menunggu Hasil KPU RI saja"

Sementara Ketua Persatuan Hindhu Dharma Indonesia (PHDI) Kab Bekasi I Made Pade Cakra, Perbedaan pilihan adalah hal biasa tapi tetap harus terjalin hubungan yang baik jangan sampai terpecah belah hanya karena beda pilihan. Pungkasnya.
(AA)

No comments