Kini Pukul :

Relawan Bela Alam Kodim 0621/Kab. Bogor Evakuasi Korban Longsor Sukabumi

Relawan Bela Alam Kodim 0621/Kab. Bogor, Evakuasi Korban Longsor Sukabumi.
Vnn.co.id, Kabupaten Sukabumi - Sebelumnya telah diberitakan, longsor menerjang puluhan rumah warga di Kampung Cimapag, Desa Sirnaresmi, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat Senin (31/12) petang. Kampung tersebut berada di bawah bukit yang rawan longsor.
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyebut korban tewas akibat longsor di Sukabumi, Jawa Barat, mencapai 15 orang. Sementara, 20 orang lainnya yang masih hilang terus dicari. Sebanyak 63 orang dinyatakan selamat dari bencana tersebut.

"Dari 101 jiwa yang tertimbun tercatat 63 orang selamat, 3 orang luka-luka dan dirujuk ke RS Pelabuhan Ratu, 15 orang meninggal dunia dan 20 orang masih dalam pencarian," ujar Kepala Pusat Data, Informasi, dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho, dalam keterangan tertulisnya, Rabu (2/1).
Sebelumnya dilaporkan ada 107 korban yang tertimbun. Namun, data itu dikoreksi menjadi 101 orang, 32 Kepala Keluarga (KK), dan 30 unit rumah yang tertimbun. Itu didapat setelah dilakukan pendataan dengan melibatkan aparat desa dan tokoh masyarakat.
VIDEO PERSIAPAN EVAKUASI
Untuk proses pencariannya, Sutopo menyebut pihaknya sudah menyiapkan dua alat berat. "Namun baru satu alat berat yang dapat masuk ke lokasi longsor," tukasnya.
Sutopo menyebut ada sejumlah kendala dalam proses evakuasi korban ini. Pertama, empat kali longsor susulan, meskipun dengan jumlah longsoran yang lebih kecil.

Kedua, material tanah yang gembur dan rapuh yang cukup membahayakan bagi tim SAR gabungan di lapangan. "Apalagi jika turun hujan," ia menambahkan.
Hal ini terjadi saat proses evakuasi pada Selasa (1/1) pukul 14.00 WIB. Ketika itu, Tim SAR Gabungan terpaksa menghentikannya lebih awal akibat hujan deras.
"Karena membahayakan petugas jika dilakukan evakuasi. Selanjutnya evakuasi akan dilanjutkan besok pagi oleh tim SAR gabungan," kata Sutopo.
Relawan Bela Alam Kodim 0621/Kab. Bogor, Evakuasi Korban Longsor Sukabumi.
Daerah Cisolok sendiri termasuk zona bahaya longsor sedang dan tinggi. Berdasarkan peta prakiraan longsor di Kabupaten Sukabumi pada Januari 2019 dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), terdapat 33 kecamatan di Kabupaten Sukabumi yang masuk kategori longsor menengah hingga tinggi.
VIDEO EVAKUASI LONGSOR SUKABUMI.
Dilokasi kejadian, sejumlah relawan yang tergabung dalam Relawan Bela Alam Kodim 0621/ Kabupaten Bogor langsung menerjunkan para relawan dengan mengirimkan belasan personil untuk ikut membantu evakuasi warga yang tertimbun dan bergabung bersama petugas gabungan lainnya.

Disampaikan Panji Saputra ketua Relawan Bela Alam ditempat terpisah.
"Kami ikut prihatin atas peristiwa longsor yang terjadi di Sukabumi dan kami sudah mengirimkan anggota untuk ikut membantu proses evakuasi dan mengangkat tanah yang menimbun rumah warga" Terang Panji kepada awak media.
Denah Lokasi Pencarian Korban Longsor Sukabumi.
Menurut Panji, pemerintah harus memberikan berbagai macam pelatihan pelatihan  terkait bencana mengingat Indonesia merupakan salah satu negara yang rawan bencana karena beragam iklim yang ada dan kontur tanah yang ada.
Melalui Relawan Bela Alam dibawah asuhan KODIM 0621/ Kab. Bogor, Panji dan para anggota seringkali terjun ke lokasi bencana termasuk saat ini ada sejumlah anggota yang masih berada di Kecamatan Sumur, Pandeglang untuk membantu korban Tsunami.

"Saya ucapkan terima kasih kepada Dandim 0621/Kab. Bogor, Letkol Inf Harry Eko Sutrisno yang sudah mendukung penuh kegiatan Relawan Bela Alam untuk selalu siaga terhadap bencana yang ada disekitar" Tutup Panji.

Jurnalis: RMD
Editor: IP

No comments