Kini Pukul :

Masyarakat Bogor Timur Optimis Bupati dan DPRD Tepati Janji di Tahun 2018.

Bupati Nurhayanti, Ketua DPRD Jaro Ade & 
Ketua Presidium Bogor Timur Alhafidz Rana.

Vnn.co.id, Kabupaten Bogor - Perjuangan Pemekaran Daerah Otonomi Baru (DOB) Bogor Timur yang sudah dimulai sejak 4 tahun terakhir sepertinya masih memerlukan semangat yang tidak boleh kendor. Pasalnya sejak terakhir aksi demonstrasi dihadapan istana negara pada Senin, (24/9/18) komunitas yang tergabung secara resmi dengan nama Presidium Bogor Timur itu masih menunggu Bupati dan DPRD Kabupaten Bogor untuk menandatangani Persetujuan Bersama Pemekaran wilayah Bogor Timur.

Seperti yang disampaikan Ketua Umum Presidium Bogor Timur, Alhafidz Rana pada salah satu kesempatan di Sekretariat Presidium Kenari, Cileungsi.

"Pertama Presidium akan melakukan Konsolidasi pengurus dengan anggota DPRD Dapil 2, Dengan Para Kades, Para Camat dan Pengurus Harian. Sebagai ikhtiar dan kebersamaan didalam mengawal persetujuan bersama tersebut yang waktunya sudah di penghujung tahun 2018 hampir habis. Mengingat janji dan masa jabatan Bupati Nurhayanti yang hanya sampai akhir Desember 2018 bulan depan." Terang Ketua Umum Presidium.

Lanjut Alhafidz Rana "Maka dengan memohon pertolongan Allah SWT dan dukungan seluruh masyarakat bogor timur saya optimis pimpinan DPRD Kab. Bogor mendengar aspirasi kita semua dan mengagendakan persetujuan bersama usulan DOB Bogor Timur pada rapat paripurna DPRD Kab. Bogor pertengahan Desember 2018 ini." Harap Ketum saat di wawancara Wartawan Vnn.co.id.

Alhafidz juga menghimbau agar masyarakat selalu kompak dan semangat untuk sebuah perubahan yang masih perlu keseriusan dan kerjasama. 

Pemekaran wilayah di Bogor Timur yang meliputi Kecamatan Cileungsi, Gunung Putri, Klapanunggal, Jonggol, Cariu, Sukamakmur dan Tanjungsari itu merupakan buah dari tuntutan masyarakat yang ingin lebih sejahtera dalam rangka memenuhi hajat hidup
Aksi Warga Masyarakat Bogor Timur di Pemda Bogor.
Jarak yang terbilang jauh untuk mencapai Kantor Pemda dan minimnya pemerataan pembangunan di wilayah timur bogor yang berbatasan dengan Kabupaten Cianjur, Kabupaten Bekasi, Kabupaten Karawang, Kota Bekasi, Kota Jakarta Timur dan Kota Depok itu membuat sejumlah aktivis, tokoh pemuda, tokoh agama dan tokoh adat bahu membahu bersama berjuang memekarkan wilayah bogor timur dari Kabupaten Bogor.

Kabupaten Bogor sendiri memiliki 40 Kecamatan dengan jumlah penduduk 5.132 Juta berdasarkan sensus tahun 2014. Jumlah yang sangat banyak untuk sebuah Kabupaten di sekitar penyangga ibukota. Jika dibandingkan dengan Provinsi Gorontalo yang berada di Pulau Sulawesi penduduknya hanya berjumlah 1.133 Juta pada sensus tahun 2016.

Presidium Bogor Timur sendiri hanya fokus dan konsentrasi untuk pemekaran wilayah kabupaten bogor timur dan sudah berulang kali melakukan aksi massa baik di gedung DPRD, Pemda Bogor mau pun di sejumlah instansi yang bertujuan untuk suksesi mekarnya wilayah otonomi baru Kabupaten Bogor Timur.

Penulis: IP
Redaksi

No comments