Daftar 12 Sekolah Kedinasan, Lulus dijamin Langsung Kerja. -->
IKLAN PEMDA BEKASI IKLAN PENERJEMAH IKLAN PEMILUKADA 2024 HUT RI 2023 VNNCOID

Daftar 12 Sekolah Kedinasan, Lulus dijamin Langsung Kerja.

, 7/10/2024 04:58:00 AM

Seragam Sekolah Kedinasan.



Vnn.co.id, Jakarta - Perlu diketahui bahwa idak semua lulusan perguruan tinggi kedinasan atau sekolah kedinasan bisa langsung bekerja. Melansir brainacademy Redaksi mencatat terdapat 12 sekolah ikatan dinas untuk kamu yang ingin langsung bekerja setelah lulus nanti.


Selain perguruan tinggi negeri (PTN) dan perguruan tinggi swasta (PTS), kita juga mengenal sekolah kedinasan. Ada pula yang menyebutnya sebagai Perguruan Tinggi Kedinasan (PTK). Apa kamu sudah tau macam-macam sekolah kedinasan di Indonesia?

 

Pengertian Sekolah Kedinasan

Hal pertama yang perlu kamu ketahui bahwa sekolah kedinasan, sekolah ikatan dinas, dan perguruan tinggi kedinasan itu sama saja. Jadi, tidak perlu bingung, ya!


Menurut Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Permen PANRB) Nomor 20 Tahun 2021, sekolah kedinasan adalah perguruan tinggi yang diselenggarakan oleh Kementerian Keuangan, Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia, Kementerian Perhubungan, Badan Pusat Statistik, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika, Badan Intelijen Negara, Badan Siber dan Sandi Negara dengan pola ikatan dinas dan/atau pola pembibitan.


Dari definisi di atas, dapat disimpulkan alumni sekolah ikatan dinas dapat langsung bekerja di kementerian atau lembaga pemerintah yang menaunginya.


Perbedaan Sekolah Ikatan Dinas dan Non Ikatan Dinas

Sebelum mendaftar, ada baiknya jika kamu memahami  perbedaan antara sekolah ikatan dinas dengan non ikatan dinas.

Sederhananya, sekolah non ikatan dinas tidak menjamin para siswanya untuk bekerja di instansi pemerintahan.

“Lho, kok gitu sih?”


Sekolah non ikatan dinas hanya berafiliasi dengan suatu instansi, lembaga, atau kementerian dalam penyelenggaraan pendidikan, tetapi tidak memiliki perjanjian ikatan dinas setelah lulus.


Artinya, kamu hanya memperoleh ijazah setara mahasiswa PTN dan PTS untuk modal melamar pekerjaan di perusahaan maupun lembaga pemerintah.


Contoh sekolah non ikatan dinas antara lain:

- Sekolah Tinggi Pariwisata Bandung

- Politeknik Kesehatan (Poltekkes)

- Politeknik Pekerjaan Umum Semarang

- Sekolah Tinggi Perikanan Jakarta

- Politeknik Pembangunan Pertanian Bogor

- Politeknik Negeri Nuklir

- Politeknik Energi dan Akamigas Cepu

Dan lain sebagainya. 


12 Sekolah Kedinasan Berstatus Ikatan Dinas di Indonesia

Berdasarkan Permen PANRB No. 20 Tahun 2021, sekolah kedinasan diselenggarakan oleh beberapa kementerian dan lembaga pemerintah. Berikut beberapa kampus yang berada di bawah naungan kementerian dan lembaga pemerintah tersebut.

Advertise:
Kantor Hukum Jamaluddin Mansyur SH Rekan.


1. Politeknik Keuangan Negara (PKN) STAN

Aku yakin kalian udah nggak asing sama STAN. Yaps, kini Sekolah Tinggi Akuntansi Negara (STAN) bertransformasi menjadi Politeknik Keuangan Negara STAN (PKN STAN). Kampus yang selalu ramai peminat ini dinaungi oleh Kementerian Keuangan (Kemenkeu), lho. Mulai tahun 2021, PKN STAN memiliki tiga jurusan kuliah.


D-IV Akuntansi Sektor Publik

D-IV Manajemen Aset Publik

D-IV Manajemen Keuangan Negara


2. Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN)

Kamu tertarik dengan segala persoalan di Indonesia? Coba deh mendaftar kuliah di Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN). Kampus yang berada di bawah Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) ini memiliki tujuan untuk mempersiapkan kader pemerintahan, baik di tingkat daerah maupun pusat. Makanya, lulusan kampus IPDN bakal bekerja di sektor-sektor pemerintahan secara otomatis.


Untuk jurusan kuliahnya, IPDN juga memiliki beragam jurusan yang dialokasikan ke dalam tiga fakultas, yakni Fakultas Politik Pemerintahan, Fakultas Manajemen Pemerintahan, dan Fakultas Perlindungan Masyarakat. Lalu apa saja ya jurusan kuliah Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN)?


- Fakultas Politik Pemerintahan IPDN

Jurusan Politik Indonesia Terapan

Jurusan Kebijakan Publik

Jurusan Pembangunan Ekonomi dan Pemberdayaan Masyarakat


- Fakultas Manajemen Pemerintahan

Jurusan Administrasi Pemerintahan Daerah

Jurusan Manajemen Sumber Daya Manusia Sektor Publik

Jurusan Keuangan Publik

Jurusan Teknologi Rekayasa Informasi Pemerintahan


- Fakultas Perlindungan Masyarakat

Jurusan Perpolisian Tata Pamong

Jurusan Studi Kependudukan dan Pencatatan Sipil

Jurusan Manajemen Keamanan dan Keselamatan Publik


3. Politeknik Ilmu Pemasyarakatan (Poltekip)

Politeknik Ilmu Pemasyarakatan (Poltekip) merupakan sekolah dinas di bawah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham). 

Politeknik Ilmu Pemasyarakatan. 


Kampus ini ditujukan untuk menghasilkan sumber daya manusia yang ahli di bidang pemasyarakatan. Politeknik Ilmu Pemasyarakatan (Poltekip) memiliki tiga jurusan dengan jenjang pendidikan sarjana terapan atau D-IV.


- D-IV Manajemen Pemasyarakatan

- D-IV Teknik Pemasyarakatan

- D-IV Bimbingan Kemasyarakatan



4. Politeknik Imigrasi (Poltekim)

Sama halnya dengan Poltekip, Politeknik Imigrasi (Poltekim) juga dinaungi oleh Kemenkumham, lho. Bila Poltekip mempelajari tentang pemasyarakatan, maka Poltekim belajar tentang imigrasi.


Dengan begitu, lulusan sekolah dinas ini nantinya akan ditempatkan di kantor imigrasi yang ada di Indonesia atau di unit imigrasi sebagai perwakilan luar negeri Indonesia. Menarik ‘kan?


Sementara untuk jurusan kuliahnya, Poltekim memiliki empat jurusan yang terdiri dari jenjang D-III dan D-IV. Oh iya, Poltekim dan Poltekip termasuk sekolah dinas yang sepi peminat, lho!


- D-III Keimigrasian

- D-IV Hukum Keimigrasian

- D-IV Administrasi Keimigrasian

- D-IV Manajemen Teknologi Keimigrasian


5. Politeknik Transportasi Darat Indonesia (PTDI)

Selanjutnya, kita beralih ke kampus yang berada di bawah Kementerian Perhubungan (Kemenhub), yakni Politeknik Transportasi Darat Indonesia (PTDI).


Kampus PTDI menyelenggarakan pendidikan vokasi di bidang transportasi darat. Ini jurusan kuliah vokasi di Politeknik Transportasi Darat Indonesia (PTDI).


- D-III Manajemen Transportasi Jalan

- D-III Manajemen Transportasi Perkeretaapian

- D-IV Transportasi Darat


6. Politeknik Perkeretaapian Indonesia (PPI)

Masih ngomongin kampus di bawah Kemenhub, Politeknik Perkeretaapian Indonesia (PPI) merupakan perguruan tinggi pencetak lulusan yang cakap dalam bidang perkeretaapian, baik pada level merencanakan merawat, menguji, menginspeksi, hingga mengaudit.


Dengan begitu, lulusan dari PPI nggak cuma bisa mengabdi pada pemerintah, tetapi juga bekerja di perusahaan-perusahaan bidang perkeretaapian nasional maupun internasional.


Ada empat jurusan kuliah di Politeknik Perkeretaapian Indonesia (PPI) yang seluruhnya berjenjang D-III. Apa saja jurusannya?


- D-III Teknologi Bangunan dan Jalur Perkeretaapian

- D-III Teknologi Elektro Perkeretaapian

- D-III Manajemen Transportasi Perkeretaapian

- D-III Teknologi Mekanika Perkeretaapian



7. Sekolah Tinggi Ilmu Pelayaran (STIP)

Kampus yang dinaungi Kemenhub berikutnya ialah Sekolah Tinggi Ilmu Pelayaran (STIP). Nah, kali ini bukan lagi berhubungan dengan transportasi darat nih, melainkan transportasi laut. STIP membuka tiga jurusan sarjana terapan.


- D-IV Nautika

- D-IV Teknika

- D-IV Ketatalaksanaan Angkatan Laut dan Kepelabuhan (KALK)



8. Politeknik Penerbangan Indonesia (PPI)

Transportasi darat udah. Transportasi laut juga udah. Nggak adil dong kalau nggak ngomongin kampus yang berkaitan dengan transportasi udara ini.


Politeknik Penerbangan Indonesia (PPI) juga salah satu kampus asuhan Kemenhub.

Politeknik Penerbangan Indonesia. 


Politeknik Penerbangan Indonesia bakal cocok buat kamu yang memiliki minat di bidang penerbangan. Ketika kuliah di PPI, kamu akan dilatih menjadi seorang profesional di bidang penerbangan sipil. 


Gimana, tertarik nggak? Nih kenalan dulu dengan jurusan yang ada di kampus ini.


- D-III Teknik Bangunan dan Landasan

- D-III Teknik Mekanikal Bandar Udara

- D-III Penerangan Aeronautika

- D-III Pertolongan Kecelakaan Penerbangan

- D-III Operasi Bandar Udara

- D-IV Penerbang

- D-IV Teknik Pesawat Udara

- D-IV Teknik Navigasi Udara

- D-IV Teknik Listrik Bandara

- D-IV Lalu Lintas Udara


9. Politeknik Statistika STIS (Polstat STIS)

Selain kampus di bawah naungan kementerian, kita bakal ngomongin kampus yang dinaungi oleh lembaga pemerintah nonkementerian. Kampus pertama yang bakal kita bahas ialah Politeknik Statistika STIS (Polstat STIS).


Kampus ini berada dikelola oleh Badan Pusat Statistik (BPS). Asal kamu tahu saja, Brainies, peminat Polstat STIS banyak lho karena lulusannya dinilai akan terus dicari di masa depan.


Hmm memang apa saja sih jurusan kuliah di Polstat STIS? Jurusan di kampus ini hanya terdiri dari tiga jurusan vokasi. Makanya, kamu harus siap dengan persaingan ketat buat masuk ke kampus Polstat STIS.


- D-III Statistika

- D-IV Statistika

- D-IV Komputasi Statistik



10. Sekolah Tinggi Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (STMKG)

Ketika tiba-tiba kita merasa ada guncangan di bumi, ngaku deh pasti langsung ngepoin “Apakah barusan terjadi gempa bumi? Kalau iya, gempa di mana lagi nih?” Ya ‘kan? Saat mencari informasi itu, kamu pasti menemukan bahwa narasumbernya ialah Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).


Mengapa ya informasinya selalu bersumber dari mereka? Mau tahu? Yaudah, coba kuliah di kampus naungan BMKG saja, yaitu Sekolah Tinggi Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (STMKG).


STMKG merupakan PTK yang bertujuan menghasilkan sumber daya manusia yang berwawasan dalam bidang meteorologi, klimatologi, geofisika, dan instrumentasinya. Ada 4 jurusan D4 di STMKG, yaitu:


- D-IV Meteorologi

- D-IV Klimatologi

- D-IV Geofisika

- D-IV Instrumentasi



11. Sekolah Tinggi Intelijen Negara (STIN)

Kampus selanjutnya ialah Sekolah Tinggi Intelijen Negara (STIN) yang berada di bawah pengelolaan Badan Intelijen Negara (BIN). Di STIN kamu akan belajar mengenai ilmu intelijen yang dapat diaplikasikan untuk menjaga dan mempertahankan kedaulatan dan keutuhan negara. Terdengar keren ya?

Berbeda dengan PTK atau sekolah kedinasan lainnya, STIN hanya menawarkan program sarjana (S-1) sebagai jenjang pendidikan awal. Sementara untuk jurusannya, STIN memiliki empat jurusan kuliah S1:


- Jurusan Agen Intelijen

- Jurusan Teknologi Intelijen

- Jurusan Cyber Intelijen

- Jurusan Ekonomi Intelijen


12. Politeknik Siber dan Sandi Negara (Poltek SSN)

PTK atau sekolah kedinasan terakhir ialah Politeknik Siber dan Sandi Negara (Poltek SSN) yang diselenggarakan oleh Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN).


Kuliah di Poltek SSN artinya kamu siap ditempa menjadi seorang profesional di bidang persandian dan keamanan informasi. Jadi, kurang-kurangin deh gibah nggak penting kalau mau masuk ke kampus ini. Hehe.


Untuk jurusan kuliahnya, Poltek SSN memiliki tiga jurusan dengan jenjang D-IV. Berikut jurusan kuliah Poltek SSN yang bisa kamu pilih.


- D-IV Rekayasa Keamanan Siber

- D-IV Rekayasa Kriptografi

- D-IV Rekayasa Perangkat Keras Kriptografi


Itulah penjelasan tentang sekolah kedinasan dan jurusannya. Namun, ingat ya, masuk ke sekolah ikatan dinas bukanlah perkara yang mudah.


Kabar baiknya, kamu bisa mulai persiapanmu dari sekarang dengan belajar intensif sesuai sekolah tujuan.


Redaksi

Source: Brainacademy

TerPopuler

close