 |
| Disdik Kabupaten Bekasi menggelar IHT di SDN Cikedokan 01 (foto : istimewa) |
Vnn.co.id, Kabupaten Bekasi - Dinas Pendidikan Kabupaten Bekasi menggelar kegiatan In House Training (IHT) bertajuk "Peningkatan Kompetensi Guru dalam Memahami, Mencegah, dan Menangani Perundungan, Kekerasan, dan Kekerasan Seksual" yang dilaksanakan di SDN Cikedokan 01 Kecamatan Cikarang Barat, Selasa (30/6/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Bekasi, Irawan Sari Prayitno sebagai narasumber utama. Selain itu, turut hadir Kepala SDN Cikedokan 01 Eni Kurniawati, Korwas Pendidikan Kecamatan Cikarang Barat Nahrowi, para guru, komite sekolah, serta perwakilan orang tua peserta didik.
Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Bekasi, Irawan Sari Prayitno, menegaskan bahwa tantangan pendidikan saat ini tidak lagi hanya berfokus pada peningkatan prestasi akademik, tetapi juga bagaimana sekolah mampu membangun karakter peserta didik serta menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, inklusif, dan bebas dari segala bentuk kekerasan maupun perundungan
"Kegiatan seperti ini merupakan bagian dari komitmen Dinas Pendidikan Kabupaten Bekasi dalam memperkuat kapasitas guru menghadapi tantangan pendidikan yang terus berkembang. Pencegahan perundungan dan kekerasan di lingkungan sekolah adalah tanggung jawab bersama yang melibatkan pemerintah, sekolah, guru, orang tua, komite, serta masyarakat," ujar Irawan.
Ia menjelaskan bahwa pembelajaran yang berkualitas harus berjalan beriringan dengan pendidikan karakter. Guru diharapkan tidak hanya menjadi penyampai materi pelajaran, tetapi juga menjadi pembimbing, pelindung, dan teladan dalam membangun sikap saling menghormati, empati, disiplin, dan tanggung jawab di lingkungan sekolah.
"Kami ingin setiap sekolah di Kabupaten Bekasi memiliki budaya sekolah yang berpihak kepada anak. Sekolah harus menjadi tempat yang aman, menyenangkan, dan mampu mendukung tumbuh kembang peserta didik secara optimal," tambahnya.
Lebih lanjut, Dinas Pendidikan Kabupaten Bekasi berkomitmen untuk terus melakukan pendampingan kepada sekolah melalui penguatan manajemen kelas, pendidikan karakter, serta pengembangan strategi pembelajaran yang berorientasi pada perlindungan anak.
Sementara itu, Kepala SDN Cikedokan 01, Eni Kurniawati, menyampaikan bahwa pelaksanaan IHT merupakan langkah strategis sekolah dalam meningkatkan kompetensi guru secara berkelanjutan sekaligus menjawab tantangan pendidikan masa kini.
Menurutnya, perkembangan teknologi dan perubahan sosial menuntut guru untuk memiliki kemampuan yang lebih luas, tidak hanya dalam aspek pembelajaran, tetapi juga dalam membangun iklim sekolah yang positif dan aman bagi seluruh peserta didik.
"Kami ingin para guru terus berkembang dan meningkatkan kompetensinya secara berkelanjutan. Guru tidak hanya bertugas mengajar, tetapi juga harus mampu menjadi pelindung, pembimbing, dan teladan bagi peserta didik dalam membangun budaya sekolah yang positif," ujar Eni.
Ia menjelaskan bahwa kegiatan tersebut juga menjadi tindak lanjut terhadap berbagai indikator dalam rapor pendidikan yang menunjukkan perlunya penguatan pada aspek perilaku peserta didik, pendidikan karakter, serta pencegahan perundungan dan kekerasan seksual di lingkungan sekolah.
"Melalui kegiatan ini kami berharap guru memiliki kesiapan yang lebih baik dalam mendeteksi potensi masalah sejak dini, melakukan pendekatan yang tepat kepada peserta didik, serta membangun komunikasi yang sehat dengan orang tua dan masyarakat," katanya.
Eni juga memiliki harapan besar agar sekolah negeri mampu menghadirkan kualitas layanan pendidikan yang tidak kalah dengan sekolah swasta, baik dari sisi mutu pembelajaran, pelayanan, maupun kenyamanan lingkungan belajar.
"Kami ingin membuktikan bahwa sekolah negeri mampu memberikan pelayanan pendidikan yang berkualitas, terjangkau, serta memiliki lingkungan belajar yang aman dan nyaman bagi seluruh peserta didik," tegasnya.
Rep : Ramdhan