Kini Pukul :

Tempat Prostitusi Masih Berdiri, Pembangunan Jalan Tol Terhambat.

Proyek Pembangunan
Jalan Tol Cibitung - Cimanggis
Vnn.co.id, Kabupaten Bogor — Prostitusi terselubung yang berada di Desa Limusnunggal, Kecamatan Cileungsi, Kabupaten Bogor belum lama ini telah dilakukan penertiban oleh aparat gabungan dari Pemerintah Kecamatan Cileungsi pada Rabu, (06/02/2019).

Dalam razia tersebut banyak rumah bordil yang di gusur karena merupakan bangunan liar dan tidak pada tempatnya.

Puluhan pekerja seks komersial (PSK) terjaring yang kemudian dilakukan pendataan untuk segera diberi pembinaan.

Pemerintah sendiri berharap penertiban tersebut bisa membuat jera para pemilik cafe dan PSK agar lingkungan kembali bersih dan masyarakat tidak selalu mengeluhkan dengan memberikan laporan adanya praktik terlarang itu.

Kini, 3 pekan telah berlalu dari razia tersebut muncul kembali bangunan liar dan masih ada sejumlah bangunan berdiri diatas tanah yang diduga milik PT. Waskita yang lahan tersebut peruntukan jalan tol.

Salah satu tokoh masyarakat yang berhasil dikonfirmasi oleh awak vnn ialah Ustadz Saman Nurhadi selaku Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Desa Limusnunggal mengatakan bahwa tanah tersebut belum dilakukan pembayaran karena adanya selisih harga atau uang ganti untung yang tidak sesuai harapan warga.

"Untuk bangunan yang masih ada itu mungkin belum deal harga atau belum dibayar oleh PT. Waskita saja, karena kalau sudah dibayar pasti mereka akan pindah" Terang Ustadz Saman.

Seperti ddiketahui, PT. Waskita merupakan pelaksana dari pembangunan jalan tol Cibitung - Cimanggis yang memiliki panjang 25,39 KM dengan dibawah kendali Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

Ditempat berbeda, warga yang berada di lokasi tersebut merasa pemerintah perlu turun tangan atas adanya tempat lokalisasi yang masih beroperasi.
Disampaikan Jaka salah satu warga Desa Limusnunggal.

"Itu kan tidak mencerdaskan generasi Limusnunggal, sudah berapa lama citra warga Limusnunggal jelek karena adanya prostitusi, harusnya pemerintah benar-benar melakukan penertiban dengan tidak tebang pilih" Ucap Jaka.

Sampai dengan berita ini diterbitkan, awak vnn.co.id belum dapat mengkonfirmasi Pihak-pihak yang berwenang seperti Kepala Desa, Camat dan Kasatpol PP Kecamatan Cileungsi.

Jurnalis: Zul
Editor: IP

No comments