Kini Pukul :

Dansektor Pembibitan (Letkol. Inf. Choirul Anam) Penggagas Tanam Bibit Kopi Selain Sayuran

Dansektor Pembibitan (Letkol. Inf. Choirul Anam)
Vnn.co.id, Bandung - Marak nya penanaman bibit pohon kopi di lahan kritis hulu Sungai Citarum dengan cara tumpang sari, mendapat sambutan baik dari warga yang selama ini menggarap lahan resapan air.

Adalah Letkol Inf Choirul Anam, Dansektor Pembibitan yang menggagas di tanam nya bibit kopi jenis arabica sebagai tanaman penghasil bagi warga selain sayuran. Selasa (06/11/18) 

Ribuan Bibit Kopi di Sektor Pembibitan
Ketika ditemui awak media di posko Pembibitan Kp Pajaten Desa Tarumajaya Kec Kertasari, Dansektor yang didampingi oleh Lettu Inf Yusran Sabban, .menjelaskan dipilih nya bibit pohon kopi sebagai mata pencaharian baru untuk warga di sekitar hulu Sungai Citarum.

Menurut Dansektor, 1 hektar lahan ditanami 1000 pohon kopi, " jadi 720 hektar lahan kritis akan ditanami bibit kopi sebanyak 720 ribu bibit pohon, dan akan ditambah dengan pohon keras dan buah buahan sebanyak 450 Ribu " jelas Dansektor, ketika memperlihatkan ribuan bibit pohon kopi yang sedang dirawat oleh Satgas Citarum. Senin (5/11).
Tumpang Sari
"Ada 2350 warga yang menggarap lahan pertanian, di 4 Desa se Kecamatan Kertasari, setelah dilakukan sosialisasi warga akhirnya setuju dengan pola tanam tumpang sari, sebelum pohon kopi siap panen ". Tambah nya.

Ada hal menarik dari sektor Pembibitan, Dansektor mengintruksikan kepada satgas untuk menggunakan bahan yang ramah lingkungan, salah satunya adalah pemakaian polibek dari bahan kulit singkong.

"Saya sengaja menggunakan bahan yang ramah lingkungan, polibek ini terbuat dari bahan kulit singkong, jadi ketika mau ditanam, kita tidak lagi membuka polibek nya, langsung tanam karena polibek nya akan hancur dan menjadi pupuk ", Pungkas Dansektor Pembibitan.

Jurnalis (HR)/60Menit.com
Editor: IP.

No comments