Lomba Tari Kreasi Nusantara di DeTos Diikuti 120 Peserta, Juri dari Luar untuk Jaga Independensi Penilaian
Ajang tersebut menjadi wadah untuk menjaring sekaligus membina talenta seni sejak usia dini, khususnya di bidang tari.
Juri dari Luar untuk Menjaga Objektivitas
Untuk menjaga proses penilaian tetap netral, objektif, dan profesional, panitia menghadirkan dewan juri dari luar yang tidak memiliki keterikatan langsung dengan peserta maupun kelompok yang mengikuti perlombaan.
Selain menjadi ajang kompetisi, peserta juga mendapatkan sertifikat yang ditandatangani oleh Disporyata sebagai bentuk apresiasi atas partisipasi dalam kegiatan.
Nur Aini: Bakat Harus Dibina Sejak Dini
“Kegiatan ini untuk menjaring dan membina talenta seni sejak dini, pelestarian budaya Nusantara, serta mendorong lahirnya generasi muda yang kreatif dan berprestasi,” tegas Nur Aini.
Didukung Berbagai Pihak
Pelaksanaan Lomba Tari Kreasi Nusantara turut mendapat dukungan dari sejumlah pihak yang tercantum dalam materi publikasi kegiatan, di antaranya Q’REY Enterprise, VNN.co.id,
Depok Town Square (DeTos), dan Disporyata.
Dengan keterlibatan berbagai pihak tersebut, kegiatan diharapkan dapat menjadi salah satu wadah positif dalam memperkuat ekosistem seni budaya sekaligus memberikan kesempatan kepada talenta muda untuk berkembang dan berprestasi.
Lomba Tari Kreasi Nusantara bukan sekadar kompetisi, tetapi juga menjadi ruang untuk menemukan bakat, membangun karakter, melestarikan budaya, dan mencetak generasi muda yang kreatif serta berprestasi.
Red









