Kini Pukul :

LSM KOMPI: Dari Mana Hitung-hitungan Laba 36 Miliar PDAM Tirta Bhagasasi.

Ilustrasi Air PDAM.
Vnn.co.id, Kabupaten Bekasi — LSM KOMPI atau dengan kepanjangan Lembaga Swadaya Masyarakat Komite Peduli Masyarakat Indonesia mengomentari laba PDAM Tirta Bhagasasi Bekasi mencapai Rp36 miliar di tahun 2018. 

Melalui Ketua Umum LSM tersebut menilai, laba tersebut sangat tidak realistis.

"Dari mana hitung-hitungan laba Rp. 36 miliar kalau saja di tahun tersebut PDAM Tirta Bhagasasi masih memiliki hutang," Ungkap Ergat selaku Ketua Umum LSM KOMPI Ergat kepada awak media, Jumat (27/12/2019).

Menurut Ergat, kurun waktu tahun 2017 hingga tahun 2018 PDAM Tirta Bhagasasi masih berhutang sejumlah uang ke beberapa perusahaan yang meyuplai air curah.
Ergat (Ketua Umum LSM KOMPI).
Masih Ergat "Ketika Dirut PDAM Tirta Bhagasasi mengumumkan laba sebesar Rp. 36 miliar ke media, statment itu bisa melanggar undang-undang keterbukaan informasi publik," tegasnya.

Dengan demikian LSM KOMPI meminta Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) itu membuka laporan keuntungan sejak tahun 2017 hingga 2018. Ergat menyampaikan karena informasi soal laporan keuntungan saat ini belum jelas.

"Laporan tersebut juga belum mencerminkan kondisi pengelolaan PDAM secara menyeluruh," Pungkas Ergat.

Sebelumnya melalui media bekasisatu.id, Direktur Utama PDAM Tirta Bhagasasi, Usep Rahman Salim mengatakan PDAM ini adalah milik bersama Pemkab Bekasi dan Pemkot Bekasi. Sehingga pelayanannya meliputi dua wilayah pemerintahan di Bekasi.

Menurut Usep, pada usia ke 38 tahun, PDAM Tirta Bhagasasi telah memiliki 12 kantor cabang (Kacab), dan 11 kantor cabang pembantu (KCP) dengan jumlah pelanggan PDAM Tirta Bhagasasi Bekasi sekitar 250.000.

Dikutip dari media bekasisatu.id
"Untuk masalah laba untung, di tahun 2018 kami mendapatkan 36 miliar dan target tahun 2020, Insya Allah optimis naik 15 %," Ucap Usep.

Berbagai Sumber.
Editor: IP