Kini Pukul :

Menuntut Agar Pemilu Jujur Dan Adil, Aliansi Masyarakat Bekasi Aksi Di Depan Kantor Bawaslu.

Koordinator Aksi Sampaikan Apresiasi
Kepada Bawaslu. 
Vnn.co.id, Kabupaten Bekasi — Puluhan warga yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Bekasi (AMB) turun kejalan menyampaikan apresiasinya dikantor Badan Pengawas Pemilihan Umum (BAWASLU) Kabupaten Bekasi Senin, (29/04/2019) di halaman Kantor BAWASLU Kabupaten Bekasi.

Gerakan masyarakat Kabupaten Bekasi tersebut menuntut agar pemilu tahun 2019 berlaku jujur & adil sehingga tidak ada kecurangan atau manipulasi data oleh salah satu pihak.
3 Poin Tuntutan Masyarakat.
Sebagaimana disampaikan Koordinator Aksi Habib Salim "Dalam hal ini masyarakat Bekasi mensupport Bawaslu Kabupaten Bekasi agar bekerja dengan jujur dan adil dan ikut serta membantu melawan dugaan kecurangan-kecurangan yang terjadi dan begitu terstruktur, sistematis serta masif" Jelas Koordinator Aksi.

Masyarakat Bekasi sepakat bahwa Demokrasi adalah kedaulatan bangsa dan hak setiap warga untuk menentukan pilihan dalam pemilu, sedangkan kedaulatan demokrasi itu sedang dilucuti dan juga dicabuli oleh kecurangan yang begitu terang dan gamblang.

Aksi Masyarakat tersebut menghasilkan sejumlah point dimana untuk menghalau kecurangan dalam proses pemilu. Dalam draft yang disampaikan kepada Ketua Bawaslu Kabupaten Bekasi, Syaiful Bahri yang berjudul "TIGA TUNTUTAN MASYARAKAT ANTI PEMILU CURANG".
Aksi Masyarakat Bekasi Di Halaman Kantor BAWASLI, Kabupaten Bekasi.
Draft tersebut berisi sebagai berikut.
1. Menolak pemilu yg diselenggarakan dengan berbagai bentuk kecurangan, dan yg tida memenuhi azas jujur & adil
2. Meminta bawaslu mendukung pembentukan Tim pencari fakta kecurangan pemilu
3. Meminta Bawaslu mendiskualifikasi pasangan Capres & Cawapres yang melakukan kecurangan secara struktur, sistematis dan masif sejak saat proses kampanye sampai kepada proses perhitungan hingga saat ini.

Seperti kita ketahui, Masyarakat Bekasi tidak menolak pemilu tahun 2019 ini akan tetapi menolak pemilu curang yang dilakukan oleh sejumlah oknum pada tahun 2019 ini.

Jurnalis: Ahmad Syazidin
Editor: IP

No comments