Kini Pukul :

Peringati Sumpah Pemuda, GENTRA PADJAJARAN Angkat Seni Budaya Sunda

Kepala Desa Dayeuh, Jamhali BJ, S.E. Saat Memberikan Sambutan.
VNN.co.id, Kabupaten Bogor - Dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda,warga Kp Dayeuh yang tergabung Di komunitas GENTRA PAJDAJARAN bertempat (bascamp) di Rt 01/01 Desa Dayeuh Kecamatan Cileungsi Kabupaten Bogor mengangkat budaya kesenian sunda. Sabtu 27/11/2018.

Gentra padjajaran menyuguhkan beragam kesenian sunda berupa permainan tradisional, makanan tradisional, dan tatanan perlengkapan tradisional. Kesenian tradisional tersebut di ajarkan kepada anak-anak kecil dari taman kanak-kanak daerah setempat, agar mereka tidak melupakan kesenian tradisional yang sudah ada dari dulu.

Ketua pelaksana gentra padjajaran, muhammad syamsul fallah mengatakan "kegiatan ini mengingatkan kembali kepada orang tua agar bisa bernostalgia dengan jajanan tradisional dan mainan tradisional. Dan mengenalkan kembali tradisi jajanan dan mainan zaman dulu kepada anak-anak daerah setempat, agar anak-anak tidak melupakan tradisi sunda yang sudah hampir dilupakan.

Ia menjelaskan, "acara yang berkonsep Indonesia berkarya dan berbudaya ini di ramaikan oleh tokoh-tokoh ternama, salah satunya anak alm. Mbah surip yakni varid dwi wahyu, dan banyak lagi penggiat budaya lainnya, seperti : komunitas lentera ciawi, Ki Hajar Dewantara, dan masih banyak lagi komunitas lainnya yang ikut meramaikan kegiatan ini," Jelasnya.
Sementara itu, ketua RW 01 desa dayeuh agil achmadi menuturkan, dirinya sangat mendukung kegiatan yang menjaga kelestarian budaya sunda ini.

"Kami sangat mengapresiasi kegiatan anak-anak muda yang tergabung dalam gentra padjajaram ini," tuturnya.

Kepala desa dayeuh, Jamhali BJ, yang ikut hadir juga mengatakan apresiasinya terhadap kegiatan kirab budaya pada momen sumpah pemuda ini. " saya terkesan dalam hal ini juga dapat mempersatukan masyarakat setempat dalam toleransinya, sebab di dayeuh ini selain religius warganya juga kental dengan budaya sundanya," ucapnya.

Tak hanya itu, masyarakat di bogor timur Beben Suhendar pun memberikan apresiasinya pada komunitas gentra padjajaran ini. Kedepan, gentra padjajaran harus menjadi icon di bogor timur untuk melestarikan budaya sunda.

"Saya sangat mendukung anak-anak muda yang berusaha menghidupkan kembali budaya sunda, karena budaya kita perlu dilestarikan dan di jaga, agar tak terlupakan," singkatnya.

Acara dilanjut malam hari nya dengan menyanyikan lagu wajib indonesia raya,pembacaan sumpah pemuda,di tutup dengan pagelaran seni wayang golek.(ask)

No comments