Kini Pukul :

KPU Jabar Sikapi 25 Juta Data Pemilih Bermasalah, Yayat Hidayat: Tidak Ada Rekomendasi Pencermatan Ulang Dari Bawaslu

Rapat Pleno KPU JABAR
vnn.co.id, Bandung - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Jawa Barat (Jabar) menyikapi 25 juta data pemilih yang diduga bermasalah pada Rekapitulasi Pemilih Nasional yang dilakukan KPU RI (Pusat) beberapa waktu lalu. Upaya yang telah dilakukan ke arah tersebut, antara lain dengan mencermati data pemilih yang tersebar di setiap Kabupaten/Kota pada 12 dan 13 September 2018. Selanjutnya pada tanggal 14 September, direkap dan ditetapkan KPU Jabar.

Hal itu dikemukakan Ketua KPU Jabar Yayat Hidayat pada Rapat Koordinasi Pencermatan DPT pada Pemilu 2019 di Aula Setia Permana , Jalan Garut Bandung, pada Senin, (10/09/18). 

Pada kesempatan tersebut Yayat menjelaskan, "Pencermatan itu harus dilaksanakan sungguh-sungguh, apalagi pada saat penetapan DPT Jawa Barat, tidak ada rekomendasi pencermatan ulang dari Bawaslu. Badan pengawas pemilu itu tidak menemukan hal-hal yang disinyalir atau diduga ada data bermasalah", ujarnya.
Rapat KPU Jawa Barat.
Yayat menambahkan, "Supervisi dan pengawasan oleh Bawaslu sangat efektif, kalaupun ada data yang dianggap bermasalah merupakan rekomendasi parpol. Saat ini kita punya waktu dua hari, untuk membersihkan data yang disinyalir bermasalah itu", ucapnya.

Lanjut Yayat, "Perlunya sinergi dari empat pihak untuk memelototi data, yakni KPU, Bawaslu, Parpol, dan Disdukcapil", tegas Yayat

Sementara Komisioner KPU Jabar Divisi Perencanaan dan Data Ferdhiman Bariguna menegaskan,"  Pencermatan itu akan di tindak lanjuti dengan penghapusan data ganda, memperbaiki data yang keliru dan menambah pemilih yang belum masuk. Intinya adalah, ini dilakukan untuk menyajikan data yang valid", jelas Ferdhiman.

Pada kesempatan ini, selain para komisioner dan pejabat struktural KPU Jabar, rapat koordinasi itu juga dihadiri Bawaslu, pimpinan parpol, calon anggota DPD, dan Kadisdukcapil Jabar, serta para komisioner dan pejabat struktural KPUD Kabupaten/Kota se-Jawa Barat.

Jurnalis: (60menit.com/T.PRO/KPU)
Editor: IP

No comments