Kini Pukul :

Pernah Diusir, Nenek 80 Tahun Ini Akhirnya Memilih Berjualan Keliling


Vnn.co.id, Surabaya - Kian hari usia tak terasa bertambah, umur menginjak kepala 8 tak menyurutkan semangat Mbah Uyi (80) berjualan rujak keliling seorang diri. Kaki tua beliau menelusuri jalan, tak peduli panas atau mendung, dengan penuh tenaga Mbah Uyi mendorong gerobaknya.

Mbah Uyi awalnya berjualan di depan ITC, namun karena tidak diperbolehkan berjualan di sana lagi Mbah Uyi memutuskan berjualan keliling. Beliau biasa lewat Jl. Ngaglik DKA. 

Mbah Uyi berjualan rujak mulai pukul 06.00 pagi hingga 15.00 sore, harga rujak Mbah Uyi cukup terjangkau, yaitu Rp 10 ribu. Suami Mbah Uyi sudah meninggal, sedangkan anak Mbah Uyi tinggal di luar kota bersama istrinya, sebab itu anak beliau jarang menengoknya.

Ada yang bilang, "Sebelum kita membantu orang lain, adakalanya melihat kondisimu terlebih dahulu. Sebelum membahagiakan orang lain bahagiakan dirimu terlebih dahulu," kata tersebut tak seterusnya benar menolong seseorang tak harus di saat kita punya banyak dan bahagia, menolong seseorang semampu kita sudah cukup membuat mereka bahagia. Saat kamu melihat mereka bahagia, perasaan kamu yang awalnya tidak baik akan berubah saat melihat senyum ceria mereka.

Sumber : yukbelajarmasak.id

Penulis: Dwijayanti

Editor: Mega