Kini Pukul :

SD Negeri Inpres 5 Birobuli Selatan Siap Terapkan Pemebelajaran Tatap Muka


Vnn.co.id, Kota Palu -
Hari ini SD Negeri Inpres 5 Birobuli Selatan melaksanakan kegiatan sosialisasi percontohan pelaksanaan pembelajaran tatap muka di masa pandemi Covid-19, dengan orang tua murid. 

Kepala Sekolah SD Negeri Inpres 5 Birobuli Selatan Dutri, S.Pd.MPd menjelaskan  kepada media versi nasional news di ruang kerjanya, mengatakan sosialisasi tersebut menidak lajuti hasil rapat antara kepala dinas pendidikan kota dangan beberapa sekolah terpilih jenjang SD yang akan dijadikan percontohan pelaksanaan pembelajaran tatap muka di masa pandemi Covid-19.

Lanjut Dutri menjelaskan, pihaknya sebagai sekolah piloting telah menyiapkan segala sarana dan prasarana untuk pencegahan penularan covid-19.

“Alhamdulillah, sebelumnya kami memang sudah menyiapkan semua fasilitasnya, para guru juga menyatakan telah siap untuk melaksanakan,” kata kepsek Dutri, S. Pd. MPd kepada versi nasional news saat di temui di ruang kerjanya, kamis (3/9/2020).

Untuk itu kata kepsek, saat ini pihaknya  berusaha semaksimal mungkin untuk memenuhi standar protokol kesehatan pencegahan covid 19  sesuai dengan standar yang sudah ditetapkan.

"Terlebih dahulu rencana tatap muka tersebut harus disosialisasikan kepada para orangtua peserta didik, khususnya terkait Standar Operasional  (SOP) pencegahan covid-19 yang akan diberlakukan di sekolah selama masa pembelajaran tatap muka berlangsung," ujarnya.

"Sosialisasi tersebut juga bertujuan untuk mendapatkan dukungan dan persetujuan dari orang tua atau wali peserta didik," sambungnya. 

Untuk itu, ia mengharapkan komitmen dari pihak orang tua, agar benar-benar menjalankan protokol kesehatan yang ada, agar proses tatap muka di sekolah dapat berjalan dengan baik dan lancer, tanpa adanya klaster baru penularan Covid-19 .

Meski demikian kata kepsek, pihaknya tidak memaksakan agar semua orangtua dapat mengikutsertakan anaknya dalam pembelajaran tatap muka, pihak sekolah tetap memberikan pelayanan pembelajaran dalam jaringan (Daring) bagi peserta didik yang belum mendapat izin dari orangtua.

“Paling utama adalah keselamatan peserta didik, sehingga kita tidak terlalu memaksakan itu, tapi kami tetap akan menjalankan pembelajaran secara daring, bagi mereka yang tidak bisa mengikuti tatap muka," pungkasnya. 


Jurnalis: Idham

Editor: JA