Kini Pukul :

Skandal Tanpa Busana. Hana Hanifah: Mending Kalian Introspeksi Diri.

Hana Hanifah Artis FTV.
Vnn.co.id, Jakarta
- Hana Hanifah Artis FTV kini mulai bereaksi atas hujatan netizen yang ditujukan kepadanya setelah terseret kasus prostitusi online dan ditangkap polisi di Medan.

Lewat Insta Story-nya, Sabtu (18/7/2020), selebgram 23 tahun itu meminta netizen untuk lebih dulu intropeksi sebelum menghinanya.

“Nah, buat netizen yang ngomong-ngomong ngaco mending kalian intropeksi diri kalian. Jangan sok suci kalian,” ujarnya.

Artis yang diakui Kriss Hatta sebagai kekasih ini, mengatakan akan mengungkap seperti apa kasus prostitusi yang telah merusak namanya itu dari versinya. Dia akan menayangkan di akun Youtube-nya.

“Buat yang pengen tahu aslinya seperti apa kalian lihat di channel Youtube aku, nanti aku bakal tayangin malam ini juga,” sebutnya.

Namun, hingga pukul 20.30 WIB malam ini, konten itu belum ditayangkan Hana Hanifah.

Sebelumnya ini, Hana telah aktif lebih dulu di Insta Story-nya sehari setelah tiba di Jakarta. Dia juga membagikan video via Insta Story-nya, Jumat (17/7/2020) malam.

Dalam video itu dia terlihat berada di suatu tempat makan. Wajahnya masih dengan penuh senyuman dan dia mengucapkan terima kasih kepada orang-orang yang mendukungnya.

“Untuk teman-teman, makasih yang sudah support aku. Maaf aku enggak bisa balas DM satu-satu, intinya makasih banyak, love U,” ujarnya singkat.

Sementara itu di laman news feed Instagram-nya, dia masih mengunci kolom komentar di setiap unggahannya.

Hana sendiri akhirnya diperbolehkan keluar dan meninggalkan Mako Polrestabes Medan, Rabu (15/7/2020) setelah pemeriksaan yang cukup panjang sejak diamankan, Minggu (12/7/2020) dari kamar hotel di Medan.

Hana masih ditetapkan sebagai saksi dalam kasus prostitusi online ini.

Polrestabes Medan telah menetapkan dua tersangka, yaitu R (35), orang yang membawa Hana kepada A, pria yang ditemukan sekamar dengan Hana tanpa busana di kamar hotel.

Selain R yang sudah ditahan, polisi juga menetapkan tersangka J, seorang fotografer yang diduga sebagai mucikari Hana. J sendiri warga Jakarta dan masih buron.

Peran R adalah perpanjangan tangan dari mucikari yang disebut berinisial J warga Jakarta yang kini masuk daftar pencarian orang (DPO).

R lah yang mengurus segala keperluan Hana mulai dari tiba di Bandara Kualanamu hingga hingga bertemu A.

R sendiri kesehariannya sebagai driver taksi online dan mengaku baru pertama kali terlibat dalam kejahatan ini.

Pengusaha A sama seperti Hana hanya dijadikan saksi. A yang telah mentransfer uang Rp20 juta ke Hana adalah seorang pengusaha di Medan.

Source: Pojoksatu