Kini Pukul :

Diangkat Menjadi Pimpinan HKTI, Iwan Gunawan Diharapkan Mampu Memajukan Pertanian Di Bogor

Muskab HKTI Kabupaten Bogor (Metropolitan.id)

Vnn.co.id, Bogor - Sejumlah Petani yang tergabung dalam Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Kabupaten Bogor menggelar Musyawarah Kabupaten (Muskab) di Gedung ex Batik, Taman Budaya, Sentul City, Kecamatan Babakanmadang, Kabupaten Bogor, pada Sabtu (16/11/19).

Seperti dikutip pada Metropolitan.id. Dalam muskab itu, Iwan Gunawan resmi ditunjuk menjadi Ketua Dewan Pimpinan Kabupaten (DPK) HKTI Kabupaten Bogor periode 2019-2024.

Iwan langsung dilantik oleh Ketua Dewan Pengurus Provinsi (DPP) HTI Jawa Barat, Nu'man Abdul Hakim. 

Ketua Panitia Muskab HKTI Kabupaten Bogor, Arinal Gafur mengatakan, selain pemilihan ketua, muskab ini mengukuhkan pengurus HKTI agar hidup kembali, setelah sempat vakum sejak 2013.

"Makanya hari ini kita hidupkan kembali dan akan merealisasikan program dan strategi untuk petani". Kata Arinal.

Sementara itu, Sekretaris DPP HKTI Jawa Barat Nandang Nurhimat berharap pengurus baru HKTI Kabupaten Bogor terus mengikuti arahan dan visi misi Ketua Umum HKTI, Jenderal (Purn) Moeldoko.

Selain itu, pengurus juga harus mampu menjadi jembatan antara petani dengan investor dan pasar. Langkah ini juga diharapkan bisa membuka pasar internasional untuk para petani.

"Semoga ini bisa menjadi solusi konkret terciptanya pertanian yang berkelanjutan. Kita bisa membantu mengentaskan kemiskinan, mencapai ketahanan pangan hingga perbaikan gizi". Ungkap Nandang.

Usai dilantik, Nandang berharap Ketua berikut pengurus baru langsung tancap gas dengan menyusun program kerja lima tahun ke depan.

"Apalagi dengan komposisi pengurus baru yang muda-muda, saya yakin bisa membantu kemajuan pertanian di Bogor". Ujarnya.

Nandang menegaskan, seluruh pengurus HKTI harus bisa memperjuangkan petani. Pertanian menjadi masalah yang cukup komplek dan berat jika hanya dilakukan oleh Pemerintah Daerah.

"Saya harap HKTI terus bersinergi dengan gapoktan dan Pemerintah Kabupaten Bogor. Tujuannya agar secara bertahap persoalan pertanian ini bisa diselesaikan dengan solusi konkrit". Ujar Nandang.

Redaktur : RMD

No comments