Kini Pukul :

Uang Saku Seperti Anak Jajan Sekolah, BPD: Pembinaan Asal Jadi

Vnn.co.id, Kabupaten Bekasi - Kegiatan pembinaan Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) tingkat Kabupaten Bekasi yang di gelar oleh Dinas Pemberdayaan & Masyarakat Desa (DPMD) Kabupaten Bekasi yang di selenggarakan selama 2 Hari Senin - Selasa (28-29) Oktober 2018 di Batiqa Hotel, Jababeka Cikarang Bekasi Jawa Barat menjadi bahan perbincangan beberapa Ketua BPD Soal Uang Transportasi hingga tepat yang di sediakan.

Hal itu Diduga Imbas dari Kegiatan Kepala Desa Se-Kabupaten Bekasi yang di Gelar di Kabupaten Kuningan Jawa Barat, beberapa waktu lalu.

Ketua F-BPD Kecamatan Bojong Mangu, Ondang Donal, Mengatakan Uang Transportasi yang diberikan tak lebih seperti Uang Jajan anak Sekolah.

Dengan nada geram Ondang Donal mengungkapkan kekecewaannya Kepada Kadis DPMD Kabupaten Bekasi, BPD ini seperti di anak tirikan, Jangan Pilih kasihlah.

Menurutnya, Kata Ondang Donal, masa Kepala Desa saja di Kuningan, kita disini, tempat seperti ini, Uang Transportasi 2 hari tak lebih seperti uang jajan anak Sekolah.

"Sudah Uang Transportasi seperti uang jajan anak Sekolah, tempat tidak memadai, 2 hari suruh pulang, coba dimana pikirannya itu Dinas",ungkap Ondang Donal yang Wakil Ketua F-BPD Kabupaten Bekasi dengan nada geram kepada Vnn.co.id, Selasa (29/10/2019)

Pantau Vnn.co.id, di hari ke 2 Pembinaan Ketua BPD, beberapa peserta memilih diluar sambil ngopu santai meluapkan rasa kekecewaannya, bahwan Himbauan Staff DPMD Hingga Kadis DPMD untuk mengikuti Pembinaan tidak Digubrisnya.

Kepala Dinas PMD Kabupaten Bekasi, Ida Farida
Sama halnya dikatakan Ketua BPD yang tak ingin disebutkan namanya mengungkapkan, Kegiatan pembinaan ini tidak maksimal apa lagi yang di bahas soal Perencanaan dan Perencanaan, menurutnya Percuma karena pada waktunya saat Perencanaan tidak didengar oleh Kepala Desa.

Kalau mau berikan Pembinaan bersama antara Ketua BPD dan Kepala Desa, agar semua mengerti tupoksi masing - masing.ucapnya.

Menanggapi Hal itu Kepala Dinas DPMD Kabupaten Bekasi, Ida Farida mengatakan, saya hanya menjalankan apa yang tertera dalama DPA.

"Tidak ada yang menganak emaskan, tidak ada yang menganak tirikan, saya bekerja sesuai DPA, DPA nya seperti itu, ya seperti itu saya jalankan",tegasnya.

Disinggung terkait kemarahan beberapa Ketua BPD, "sudah lah tidak usah dibesar-besarkan, kan yang didalam juga banyak, itu cuma beberapa persen saja",tandasnya



Rep : Ahim
Red : JF

No comments