Kini Pukul :

Seni Budaya Sunda Giri Wangi, Menjaga Dan Lestarikan Budaya Sunda Di Bogor Timur.


Vnn.co.id, Bogor Timur — Kesenian adalah bagian citra diri sebuah wilayah di seluruh dunia. Indonesia yang memiliki ragam seni dan budaya membuat kita kaya akan hal itu.

Jawa Barat yang merupakan tatar sunda adalah salah satu suku yang sudah di akui sangat tinggi nilai seni dan budayanya, mulai dari berbagai jenis bahasa sunda, kain batik hingga alat musik sunda yang seringkali dipentaskan dipelbagai gelaran seni dalam dan luar negeri.

Tak terkecuali di Kabuapten Bogor, terutama di Bogor Timur tepatnya di Kecamatan Sukamakmur yang berbatasan dengan Kabupaten Cianjur terdapat kelompok kesenian musik sunda dibawah pimpinan Ibu Lala Daniaty putri asli Kp. Arca, Desa Sukawangi, Sukamakmur - Bogor Timur.

Diberi nama Giri Wangi kelompok seni tatar sunda ini sering mengisi sejumlah acara formal dan nonformal, seperti kegiatan Pemerintahan Kecamatan, Pemerintahan Desa, Acara Keluarga, Sungkeman Atau Pesta Rakyat lainnya yang menunjukkan jati diri sunda dengan alunan Degung atau pun Calung.
Kelompok Seni Budaya Sunda Giri Wangi.
Desa Sukawangi - Sukamakmur - Bogor Timur.
Sebanyak 15 personil yang siap memanjakan telinga pendengar setia degungan dan calungan ini bergantian memainkan irama musik yang kental di hati para tokoh adat, pejabat dan pecinta seni sunda.

Dalam kesempatan yang singkat disela-sela mengisi acara, Lala Daniaty menyampaikan perihal betapa pentingnya seni budaya adat untuk menangkal masuknya budaya luar yang kurang tepat jika diterapkan kepada anak-anak perkampungan sehingga seringkali salah tafsir dalam melihat kemajuan zaman.

"Alhamdulillah saya bersama 15 orang yang bertujuan menjaga dan melestarikan budaya sunda ini sudah perlahan-lahan memberikan pengajaran moral bahwa mencintai budaya dalam negeri lebih baik, karena sesuai dengan asal muasal kita" Terang Lala.

Budaya sunda yang telah ada sejak puluhan bahkan ratusan tahun lalu patut kita jaga dan tetap dilestarikan sebagai rasa kecintaan kita kepada leluhur.

Lala Daniaty juga melihat bahwa anak zaman sekarang perlu diberikan sajian seni dan adat budaya leluhur agar tidak lupa jati dirinya.

"Kita harus jaga dan lestarikan, kalau bukan kita yang anak muda, siapa yang peduli" Tutupnya.

Jurnalis: ASK
Editor: RMD

No comments