Kini Pukul :

RS. Hermina Dan PT. Nusapala Mangkir Saat Diminta Klarifikasi Parkir Ilegal.

Papan Petunjuk Arah Parkir.
Vnn.co.id, Kota Bekasi — PT. Nusapala Group dan RS Hermina di panggil oleh Pihak Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bekasi nampaknya bakal berbuntut panjang dikarenakan mangkirnya dua perusahaan tersebut.

Pemanggilan tersebut dilakukan oleh pemerintah karena terkait dugaan pengelolaan parkir ilegal.

Sebelumnya, PT Nusapala pengelola parkir RS Hermina Margajaya dilaporkan LSM Aliansi Rakyat Bekasi (ARB) karena dianggap telah merugikan pihak Pemkot Bekasi berdasarkan bukti-bukti yang ada.

Hal itu disampaikan Wakil Ketua Aliansi Rakyat Bekasi (ARB) Harry Pangestu membenarkan bahwa PT Nusapala mangkir saat dimintai keterangan oleh pihak Dishub Kota Bekasi terkait pengelolaan parkir secara ilegal di RS Hermina Margajaya.
RS. Hermina.
Dilansir dari Bekasi Satu, Dirinya meminta pemerintah kota Bekasi untuk menindak tegas oknum yang bisa merugikan masyarakat apalagi menyangkut dalam meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Bekasi.

“Kami sebagai perwakilan masyarakat Kota Bekasi sangat terkejut kalo sebesar dan seterkenal RS. Hermina sampai berani melakukan tindak pelanggaran hukum dengan memiliki parkir ilegal dan membiarkan pengelolaan parkir ilegal yang dilakukan oleh PT.Nusapala,” ujar Harry kepada awak media, Rabu (12/06/19).

Harry juga sangat menyayangkan ketidak hadiran kedua perusahaan tersebut atas surat panggilan Dinas perhubungan guna klarifikasi pada tanggal 31 Mei 2019.

Hal tersebut menurutnya sudah melecehkan Pemerintah Kota Bekasi, karena membiarkan pengelolaan parkir ilegal, padahal Kota Bekasi sendiri sedang giat giatnya meningkatkan PAD

“Untuk itu kami meminta kepada Kepala Dinas Perhubungan Kota Bekasi yang baru serta Walikota Bekasi untuk memberikan Tindakan tegas dengan cara menyegel pengelolaan parkir ilegal dari PT. Nusapala Group dan RS.Hermina,” ujar Harry.

Redaksi.
Melansir Bekasi Satu

No comments