Kini Pukul :

Buruh Bogor Beri Kado Awal Tahun 2019, Aksi Unjuk Rasa Dengan Nama Mogok Daerah "MODAR"

Rapat Koordinasi Serikat Buruh
FSP LEM SPSI.
Vnn.co.id, Kabupaten Bogor — Sekitar 125 orang Pimpinan Unit Kerja (PUK) dari Federasi Serikat Pekerja (FSP) Logam, Elektronik dan Mesin (LEM) Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI) DPC Kabupaten Bogor melaksanakan rapat koordinasi untuk mempersiapkan aksi unjuk rasa yang akan digelar Januari 2019 mendatang pada Selasa, (18/12/2018).

Bertempat di salah satu gudang di Perumahan Griya Alam Sentosa, Desa Pasir Angin, Cileungsi Bogor. Kegiatan dimulai sekira pukul 13:00 hingga pukul 16:00 WIB.

Dalam kesempatan itu Darto selaku Wakil Ketua 3 Bidang Ekonomi FSP LEM SPSI mengatakan.

"Pertemuan hari ini membahas terkait persiapan tahun 2019 untuk Upah Minimum Sektoral Kabupaten (UMSK)" Terang Darto.

Darto juga menjelaskan bahwa FSP LEM SPSI akan mensosialisasikan aksi unjuk rasa yang diberi nama Mogok Daerah (MODAR).

Aksi unjuk rasa yang akan di gelar selama 3 hari berturut-turut itu rencananya serikat buruh akan mengerahkan massa sekitar 10 ribu orang.

"Perkiraan jumlah anggota dari 17 perusahaan sekitar 10 ribu orang kurang lebih, saya berharap itu bisa datang semua ke lokasi unjuk rasa" Jelas Darto dengan penuh semangat.

Darto menambahkan,
"Aksi unjuk rasa itu diagendakan pada 7, 8 dan 9 Januari 2019" tambahnya.

Pada sesi diskusi dan tanya jawab juga, salah satu pembicara Eko Syaiful Rohman (Sekretaris Komisi III, DPRD Kab. Bogor) yang berasal dari suara buruh ini mengajak para buruh agar hadir pada saat audiensi nanti.
Eko Syaiful Rohman.
Calon Anggota DPR RI, DAPIL Kab. Bogor.
"Insyaallah 21 Desember 2018 akan ada Audiensi DPRD Kabupaten Bogor, para pengurus dan anggota PUK bisa bergabung" Ajak Eko Syaiful Rohman Calon Anggota DPR-RI Daerah Pemilihan (DAPIL) Jawa Barat V (Kab. Bogor).

Eko Syaiful Rohman yang akrab disapa Ustadz itu juga menambahkan bahwa dengan keseriusan, aral melintang perjuangan buruh akan dapat teratasi.

Jurnalis: Rawangga
Editor: IP

No comments