Kini Pukul :

Warga Senang Galian-C Bantar Kuning, Cariu Ditutup. Pengusaha Tidak Senang Diduga Ajak Oknum Buka PPNS Line

Suasana Penutupan Galian-C
Oleh Satpol PP Cariu.
Vnn.co.id, Kabupaten Bogor - Laporan dari warga yang sebelumnya telah vnn.co.id himpun menjadi kabar viral di Bogor Timur telah terbit terkait adanya kecelakaan lalu lintas di sekitar Desa Bantar Kuning, Kecamatan Cariu, Kabupaten Bogor.

Kecelakaan yang diakibatkan oleh tanah merah disepanjang jalan Provinsi penghubung antara Kabupaten Bogor dan Kabupaten Cianjur itu telah membuat banyak korban berjatuhan.

Korban terjatuh di jalanan yang penuh dengan tanah merah hasil galian dari salah satu lokasi yang berada di Desa Bantar Kuning, diperparah dengan musim hujan yang menjadikan jalan raya seperti kubangan lumpur sawah.

Pemerintah melalui Satuan Polisi Pamongpraja (SATPOL PP) Kecamatan Cariu telah melakukan tindakan dengan memasang Garis PPNS.
Salah Satu Korban Kecelakaan Saat Jalan Dipenuhi Tanah Dari Truk Galian Desa Bantar Kuning - Cariu.
Namun, sangat disayangkan ketika jalan raya sudah kembali bersih dari tanah merah dan lumpur, diduga ada oknum pengusaha dan aparat setempat melepas garis PPNS Satpol PP sehingga truk tanah kembali beroperasi pada Jumat, (30/11/18) malam.

Disampaikan salah satu warga Desa Bantar Kuning yang enggan disebutkan namanya kepada awak vnn.co.id

"Saya bersyukur galian ditutup pemerintah karena selain merusak lingkungan, lokasi galian itu tidak jauh dari tempat Sekolah Dasar (SD) di Bantar Kuning. Anak-anak kami tidak nyaman saat bersekolah". Jelas pria berperawakan tinggi kurus itu.
VIDEO TRUK YANG MULAI BEROPERASI SETELAH OKNUM MEMBUKA GARIS LINE PPNS SATPOL PP CARIU.
Warga tersebut juga menambahkan.
"Saya mah aneh, kok kemarin baru di segel sama Bapak Satpol PP sekarang sudah buka lagi, aturan zaman sekarang kok bisa mudah yah di tuker-tuker" Tuturnya dengan raut wajah bingung.

Saat ini, warga menduga adanya kepentingan pemerintah yang ikut membela pengusaha galian dengan di buka kembali galian hingga jalanan kembali kotor berlumpur.
IKLAN CALEG PKS DPR-RI 2019.
 "Kayaknya inimah ada yang belain bos galian, sampe segel bisa di buka, padahal jalan jadi ngebul dan licin lumpur kalau hujan" tutup warga itu.

Sampai dengan berita ini di terbitkan Pemerintah Desa Bantar Kuning dan Pihak Kecamatan Cariu belum dapat di konfirmasi terkait pelepasan segel garis PPNS Satpol PP Cariu yang diduga di lakukan oleh pengusaha yang di bantu oknum staff Desa.

Jurnalis: Ilonk
Editor: Awn

No comments