Walimatul Hamli Keluarga Abang Farhan di Tambun, KH Subhan Efendi Tegaskan Anak Adalah Aset Termahal Keluarga
VNN.CO.ID, KABUPATEN BEKASI, Keluarga besar Abang Farhan menggelar tradisi Walimatul Hamli atau tasyakuran empat bulanan kehamilan di kediamannya, Perumahan Pesona Lantera 2, Desa Mangunjaya, Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, Minggu (25/10/2026).
Acara syukuran yang dihadiri keluarga, kerabat, dan warga sekitar perumahan tersebut menghadirkan penceramah KH. Subhan Efendi, S.E., untuk memberikan tausiyah keagamaan.
Dalam tausiyahnya, KH. Subhan Efendi menyampaikan pesan mendalam mengenai hakikat rezeki dan titipan Allah Subhanahu Wa Ta'ala kepada setiap keluarga.
Menurutnya, setiap manusia telah diberi aset oleh Allah SWT, baik berupa kesehatan jasmani seperti mulut dan tangan yang sehat, maupun harta benda seperti kendaraan, rumah, dan sawah.
Namun, dari sekian banyak aset tersebut, ada satu aset yang nilainya jauh melampaui segalanya, yaitu anak.
"Aset yang paling berharga dalam sebuah keluarga bukanlah kendaraan. Keluarga rela menjual mobil demi anak, rela menjual rumah demi anak. Itu bukti bahwa aset termahal adalah anak itu sendiri," ungkap KH. Subhan Efendi dalam ceramahnya.
Ia menegaskan, betapa berharganya kedudukan anak hingga Allah SWT mengabadikannya di dalam Al-Qur'an sebagai anugerah dan amanah terbesar, bukan harta benda duniawi.
Ia kemudian mengutip kisah istri Imran yang diabadikan dalam Al-Qur'an Surah Ali Imran. Meski namanya tidak disebutkan secara eksplisit dalam Al-Qur'an, para mufassir dalam kitab tafsir mengenalnya sebagai Sayyidah Hannah.
"Istri Imran bernazar menyerahkan apa yang ada di dalam kandungannya untuk berkhidmat di jalan Allah. Ini adalah bentuk pengakuan bahwa anak adalah aset yang harus dikembalikan dan dididik untuk Allah," jelasnya.
Pihak sohibul bait, Abang Farhan, menyampaikan rasa syukur atas kelancaran acara dan berterima kasih kepada warga Perumahan Pesona Lantera 2 serta jamaah yang telah hadir dan mendoakan.
Acara ditutup dengan pembacaan doa bersama, memohon keselamatan ibu dan janin, serta harapan agar kelak menjadi anak yang saleh/salehah, berbakti kepada kedua orang tua, dan bermanfaat bagi agama dan masyarakat.
(Catur)





