Keluarga Pasien Apresiasi Pelayanan RS Kartika Husada Jatiasih
VNN.CO.ID, Bekasi,Pelayanan medis dan perhatian tenaga kesehatan menjadi bagian penting dalam memberikan kenyamanan kepada pasien selama menjalani perawatan.
Hal tersebut tergambar dari pengalaman keluarga pasien, Ibu Novi, yang mendampingi anggota keluarganya menjalani perawatan di RS Kartika Husada Jatiasih, Kota Bekasi.
Dalam wawancara, keluarga pasien menyampaikan bahwa saat pasien tiba di rumah sakit dengan kondisi tekanan darah tinggi, tim medis menyarankan pemeriksaan lanjutan, termasuk pengambilan sampel darah dan pemeriksaan elektrokardiogram (EKG) untuk mengevaluasi kondisi jantung.
Narasumber menyebut dokter vonni dalam proses penanganan tersebut.
Selain itu, terdapat dokter spesialis jantung dan dokter spesialis penyakit dalam yang mendukung pelayanan medis di rumah sakit.
Setelah mendapatkan penanganan, kondisi pasien dilaporkan mulai membaik.
Pasien juga mendapat arahan mengenai pola makan, yakni mengonsumsi makanan dalam porsi kecil tetapi lebih sering serta tidak membiarkan perut kosong ketika mengalami keluhan mulut terasa pahit.
Saat ditanya mengenai kendala selama menjalani perawatan, keluarga pasien menyatakan sejauh ini tidak ada kendala berarti.
Pelayanan petugas, mulai dari petugas keamanan (security), perawat, hingga petugas lainnya, juga mendapat penilaian positif.
Dalam dokumentasi yang diperoleh, Ibu Novi terlihat bersama Ibu Unaisah S., petugas marketing RS Kartika Husada Jatiasih, di ruang perawatan pasien.
Sementara itu, mengenai rencana kepulangan pasien, keluarga mengaku belum mengetahui waktu pastinya karena masih menunggu perkembangan kondisi kesehatan dan keputusan tim medis.
Pelayanan Pasien Jadi Perhatian
Apresiasi dari keluarga pasien menjadi masukan positif bagi rumah sakit untuk terus menjaga kualitas pelayanan, baik dalam aspek penanganan medis, komunikasi, maupun kenyamanan selama pasien menjalani perawatan.
Meski demikian, keputusan mengenai waktu kepulangan tetap bergantung pada hasil evaluasi dan pertimbangan dokter yang menangani pasien.
Berita ini disusun berdasarkan keterangan wawancara keluarga pasien.
Identitas pasien, hasil pemeriksaan medis, serta keterangan resmi manajemen rumah sakit belum diperoleh secara lengkap.
(Mansur)




