BREAKING NEWS
HUT RI 2026 KONSULTASI ADVOKAT IKLAN JIBRIL 2026 HUT RI 2023 VNNCOID

Makanan Berbelatung di MI AL HADID: BCW Desak BGN Audit Total dan Pecat Kepala SPPG!


VNN CO ID, LEBAK — Ditemukannya benda diduga belatung di dalam makanan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Madrasah Ibtidaiyah (MI) Al Hadid, Kampung Cijahi, Desa Curugbitung, Kabupaten Lebak, memicu kemarahan publik. Peristiwa pada Senin (28/9/2026) ini bukan sekadar kelalaian — melainkan kegagalan fatal pengawasan mutu yang membahayakan nyawa anak-anak.


Sebagian siswa bahkan sudah menyantap makanan itu sebelum kontaminasi ditemukan di wadah penyajian.


Aang, Pengawas Ahli Gizi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Yayasan Hamim Center, membenarkan makanan berasal dari unit yang dikelolanya.

"Betul berasal dari SPPG kami. Kami sudah meluruskan bersama sekolah setelah tim dapur turun ke lokasi," ujarnya.


Permohonan maaf saja tidak cukup. Ketua Banten Corruption Watch (BCW) Kabupaten Lebak, Deni Setiawan alias Rambo, angkat bicara tegas:


"Ini bukan urusan dapur sepele! Ini soal anggaran rakyat, soal nyawa anak-anak! Standar kebersihan gagal total — bagaimana makanan yang disajikan untuk anak bisa berisi belatung? Siapa yang bertanggung jawab?"


Deni Rambo menegaskan, kelalaian ini mencederai tujuan mulia program nasional. Maka ia mendesak Badan Gizi Nasional (BGN) bertindak tanpa kompromi:


"Kami tuntut BGN: SPPG terkait dihentikan sementara, lakukan audit menyeluruh dari dapur hingga distribusi! Dan Kepala SPPG harus dipecat yang tidak terbukti lalai, gagal menjaga mutu pangan yang menjadi tugas utamanya!"


Kasus ini menyorot lemahnya pengawasan di seluruh rantai pasok MBG mulai pengolahan, pengemasan, hingga pengantaran ke sekolah. Warga mempertanyakan: apakah kejadian ini hanya permukaan es?


Hingga berita ini diturunkan, pihak BGN belum merespons desakan tersebut. Redaksi terus berupaya meminta tanggapan resmi demi memastikan anak-anak Lebak terjamin keamanan pangannya. 


"Kalau makanan untuk anak-anak saja tidak dijaga kebersihannya, siapa lagi yang akan dijaga? Maaf tidak cukup! Harus ada pertanggungjawaban tegas, anggaran rakyat tidak boleh dikelola dengan kelalaian semacam ini. BGN harus buktikan mereka serius mengawasi bukan sekadar mengandalkan kata maaf." Deni Setiawan, Ketua BCW Lebak.


 (Red)

close