Tuntut Perbaikan Jalan Warga Garut Unjukrasa. Gema BSP: Tolong Bantu Kami Untuk Pisah

Warga Garut Demonstrasi didepan Gedung DPRD Kabupaten Garut.
Vnn.co.id, Kabupaten Garut - Ratusan warga yang tergabung dalam Gerakan Masyarakat Banjarwangi Singajaya Peundeuy (Gema BSP) menggelar demonstrasi di Gedung DPRD Kabupaten Garut, Jawa Barat, Kamis (20/8/2026).
Massa memprotes kondisi infrastruktur, khususnya ruas jalan yang menghubungkan Kecamatan Banjarwangi, Singajaya, hingga Peundeuy yang dinilai mengalami kerusakan parah.
Ketua Gema BSP Alan Muhtar bahkan meminta agar wilayah tersebut dipisahkan dari Kabupaten Garut jika pemerintah daerah tidak mampu memperbaiki jalan.
"Kalau memang Kabupaten Garut tidak berdaya membangun Jalan Banjarwangi, Singajaya dan Peundeuy tolong bantu kami untuk berpisah dengan Garut," ujar Alan.
Menurut Alan, masyarakat tidak menuntut pembangunan jalan yang mewah. Mereka hanya meminta hak dasar berupa akses jalan yang aman dan layak digunakan.
Ia mengatakan, kondisi jalan tersebut telah berlangsung selama 11 tahun dan berdampak terhadap berbagai aktivitas masyarakat, mulai dari distribusi hasil pertanian hingga akses pendidikan dan layanan kesehatan.
"11 tahun tak kunjung diperbaiki, melumpuhkan alur distribusi hasil tani, memutus akses anak sekolah sampai menghambat evakuasi medis," katanya.
Anggaran Jalan Rp 296 Miliar Dinilai Tak Adil
Alan menilai skema penganggaran Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Garut belum memberikan porsi yang adil bagi wilayah selatan.
Dari total anggaran jalan daerah yang mencapai Rp 296 miliar, menurut dia, alokasi untuk wilayah selatan masih sangat minim.
Sementara itu, perbaikan jalan sepanjang 6,5 kilometer melalui program Instruksi Presiden (Inpres) Jalan Daerah (IJD) yang bersumber dari APBN dinilai hanya menyelesaikan sebagian kecil kerusakan.
Gema BSP pun meminta Pemkab Garut melanjutkan perbaikan ruas jalan yang tersisa menggunakan APBD secara bertahap.
"Kami tidak meminta semuanya selesai sekaligus, tetapi setidaknya ada tahapan yang jelas. Tahun 2026 berapa kilometer, kemudian 2027 dilanjutkan hingga tuntas," ungkapnya.
Bupati Garut Janji Perbaikan Jalan
Bupati Garut Abdusy Syakur Amin mengatakan, Pemkab Garut akan melakukan perbaikan jangka pendek agar kondisi jalan di wilayah Banjarwangi hingga Peundeuy lebih layak dilalui.
"Kami akan membantu menyelesaikan perbaikan agar jalan lebih layak dilewati dan tidak berpotensi menimbulkan kerusakan," ujar Syakur kepada awak media di kantor DPRD Garut.
Syakur memahami perbaikan melalui program IJD baru mencakup sekitar 6,5 kilometer. Sementara itu, ruas jalan lainnya masih membutuhkan penanganan.
"Untuk 2027, kami berkomitmen melaksanakan pembangunan jalan sampai Peundeuy, meskipun kami akan melihat terlebih dahulu skemanya seperti apa," katanya.
Ia mengatakan, Pemkab Garut sebelumnya ingin membangun jalan tersebut dengan standar yang lebih baik. Namun, setelah mendengar aspirasi masyarakat, pemerintah kini memprioritaskan agar jalan segera dapat digunakan dengan layak.
"Kelihatannya mereka ingin segera diperbaiki. Melihat kondisinya, tidak usah bagus-bagus, yang penting layak dulu," katanya.
Source: Kompas




