Pawai Alegoris HUT ke-81 RI di Kota Banjar Meriah, Ribuan Warga Tumpah Ruah
Vnn.co.id, KOTA BANJAR, VNN — Semarak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kota Banjar berlangsung meriah. Ribuan masyarakat tumpah ruah memadati sepanjang Jalan Letjen Suwarto untuk menyaksikan Pawai Alegoris Kota Banjar Tahun 2026, Selasa (18/8/2026).
Pawai yang menampilkan beragam kreativitas masyarakat tersebut secara resmi dibuka oleh Wali Kota Banjar, Ir. H. Sudarsono. Sejak pagi, warga telah memenuhi sejumlah titik di sepanjang jalur pawai untuk menyaksikan iring-iringan peserta yang menampilkan berbagai atraksi dan kreasi dalam suasana penuh kegembiraan.
Sebanyak 85 peserta ambil bagian dalam Pawai Alegoris tahun ini. Mereka berasal dari berbagai unsur, mulai dari perwakilan desa dan kelurahan se-Kota Banjar, perangkat daerah, sekolah, komunitas, hingga BUMD dan BUMN.
Beragam tampilan yang disuguhkan tidak hanya menjadi hiburan bagi masyarakat, tetapi juga menjadi wadah untuk memperkenalkan potensi daerah, kreativitas generasi muda, kekayaan budaya, serta berbagai produk unggulan masyarakat Kota Banjar.
Bukan Sekadar Hiburan, Dorong Ekonomi Rakyat
Pemerintah Kota Banjar menilai Pawai Alegoris tidak sekadar menjadi agenda tahunan untuk memeriahkan HUT Kemerdekaan. Kegiatan tersebut juga diharapkan mampu memberikan dampak positif terhadap perekonomian masyarakat.
Keramaian yang tercipta sepanjang pelaksanaan pawai membuat aktivitas ekonomi masyarakat ikut meningkat. Pelaku UMKM mendapatkan ruang untuk memasarkan produknya, warung dan pedagang ramai dikunjungi, sementara sektor ekonomi kreatif dan jasa turut memperoleh manfaat.
Wali Kota Banjar, Ir. H. Sudarsono, menegaskan bahwa setiap kegiatan yang melibatkan masyarakat harus mampu menghadirkan kegembiraan sekaligus memberikan manfaat nyata bagi perekonomian daerah.
“Dengan kreativitas sebagai cara, dengan kebersamaan sebagai kekuatan, dengan ekonomi rakyat sebagai denyutnya, dan kesejahteraan masyarakat sebagai tujuannya. Banjar tidak harus menjadi kota terbesar untuk menjadi kota yang berarti,” ungkap Sudarsono.
Ia menambahkan, pembangunan Kota Banjar tidak semata-mata diarahkan untuk menjadikan Banjar sebagai kota terbesar, melainkan memperkuat peran dan kontribusinya bagi kawasan.
“Kita tidak sedang membesarkan Banjar di atas peta. Kita sedang membesarkan peran Banjar bagi kawasan. Ngigelan Jaman, Motekar pikeun Masagi,” tegasnya.
Semangat Kemerdekaan dan Kreativitas Warga
Meriahnya Pawai Alegoris menjadi gambaran kuatnya antusiasme masyarakat dalam memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan RI.
Kehadiran ribuan warga di sepanjang Jalan Letjen Suwarto, kreativitas para peserta, serta geliat pelaku UMKM menunjukkan bahwa momentum peringatan kemerdekaan dapat menjadi ruang untuk mempererat kebersamaan sekaligus menggerakkan perekonomian.
Pawai Alegoris Kota Banjar 2026 akhirnya bukan hanya menghadirkan tontonan bagi masyarakat, tetapi juga menjadi panggung bersama untuk menunjukkan kreativitas, potensi, budaya, dan semangat gotong royong warga.
Semangat kemerdekaan pun terasa hidup di tengah masyarakat—bergerak bersama kreativitas, kebersamaan, dan ekonomi rakyat menuju Kota Banjar yang semakin berdaya dan sejahtera.
(Tahyan)







