Ramai Anggapan Usia 40 Jadi Batas Kesuksesan, Buya Yahya Luruskan!
Jakarta, VNN.co.id – Banyak orang beranggapan bahwa usia 40 tahun menjadi titik penentu jalan hidup seseorang.
Keyakinan yang berkembang menyebut, bila di usia tersebut seseorang belum meraih kesuksesan dunia, maka selamanya tidak akan sukses. Begitu pula bila tidak bertambah takwa, dianggap sebagai tanda kerugian di akhirat.
Menanggapi hal ini, ulama kharismatik Buya Yahya menegaskan bahwa pandangan tersebut keliru.
Mengutip pemberitaan Kompas.com, ia menekankan tidak ada dalil dalam Islam yang menyatakan umur 40 tahun adalah batas akhir bagi kesuksesan maupun pertobatan seseorang.
“Tidak ada ketentuan seperti itu. Ketentuan hidup kita sudah Allah tetapkan sejak di alam roh. Rezeki, ajal, dan perjalanan hidup sudah ditulis, dan itu semua adalah rahasia Allah,” jelas Buya Yahya dalam sebuah kajian yang diunggah ke YouTube.
Meski demikian, Buya Yahya mengakui bahwa usia 40 tahun memang memiliki makna tersendiri. Berdasarkan laporan Kompas.com, para ulama menyebut fase tersebut sebagai masa kedewasaan dan momentum refleksi.
“Nabi Muhammad diangkat menjadi Rasul di usia 40 tahun. Itu menunjukkan adanya kematangan spiritual dan kedewasaan. Maka usia 40 bisa menjadi momen refleksi: kalau belum tobat, kapan lagi mau tobat?” tuturnya.
Lebih lanjut, Buya Yahya menegaskan keberhasilan duniawi tidak terikat oleh usia. Menurutnya, banyak orang justru menemukan jalan sukses setelah usia 40, bahkan ada yang meraih keberkahan di umur 55 atau 70 tahun.
“Tidak boleh kita berpikir, ‘sudah 45 tahun, berarti gagal selamanya.’ Ada orang yang baru bertobat di usia 60, bahkan 70 tahun. Jangan berputus asa dari rahmat Allah,” pesannya.
Seperti diberitakan Kompas.com, Buya Yahya juga mengingatkan agar umat Islam tidak berprasangka buruk kepada Allah. Kesulitan yang dialami di satu fase usia, kata dia, bukan berarti takdir buruk selamanya.
“Hari ini mungkin belum sukses, bisa saja minggu depan atau bulan depan Allah bukakan jalan. Yang penting jangan menyerah dan terus berusaha,” ucapnya.
Dengan demikian, usia 40 tahun bukanlah titik akhir kehidupan. Justru, menurut Buya Yahya, usia tersebut bisa menjadi alarm spiritual untuk semakin mendekatkan diri kepada Allah. Kesuksesan dunia maupun akhirat tetap terbuka bagi siapa saja yang mau berusaha dan bertobat, tanpa batasan umur.




