BREAKING NEWS
IKLAN RAMADHAN 2026 HUT RI 2023 VNNCOID IKLAN BANNER UTAMA

Sinergitas Warga Dua Desa Gotong Royong Perbaiki Lantai Jembatan Yang Rusak Parah

Vnn.co.id, Sekadau - Guna mencegah adanya korban akibat dari lantai jembatan patah, retak dan membahayakan bagi para pelintas, warga Desa Belitang Satu dan Belitang Dua kembali memperbaiki lantai jembatan gantung sungai Belitang dan sungai Lobak, sabtu (15/8/2020).


Kepala Desa Belitang Satu, Basri mengatakan bahwa hal ini di lakukan mengingat kondisi lantai jembatan banyak yang patah dan pecah sehingga rawan bagi pelintas bila melewati jembatan tersebut.


"Kemarin kita bersama dengan warga desa dan juga pihak pemdes Belitang Dua memperbaiki lantai jembatan supaya nyaman bila di lewati," ujar Kades Belitang Satu ini saat di temui reporter vnn.co.id (minggu, 16/8/2020).


Untuk pengerjaan jembatan ini di lakukan secara swadaya dengan sumbangan bahan material dari warga setempat yang peduli akan keselamatan bersama.


"Selain sumbangan dari warga, pihak perusahaan sawit yaitu PT. KSP Agro juga turut berpartisipasi menyumbang papan lantai, pengerjaannya tanpa upah," ungkapnya.


Ia juga berterima kasih kepada warga yang membantu memperbaiki lantai jembatan tanpa diupah dari awal hingga seluruh lantai di perbaiki. "Kepada warga dua desa yaitu warga Desa Belitang Satu dan warga Desa Belitang Dua, saya sangat berterima kasih karena tanpa di upah rela membantu memperbaiki lantai jembatan ini tanpa pamrih, " tuturnya mengapresiasi.


Jembatan gantung sungai Belitang dan jembatan sungai Lobak adalah dua jembatan yang saling terhubung tanpa jarak, merupakan sarana infrastruktur utama penunjang transportasi darat bagi warga Desa Belitang Satu.


Tidak hanya warga Desa Belitang Satu, warga dari Kabupaten Sintang pun sangat terbantu dengan adanya jembatan tersebut.


Aji Anuar, Kepala Dusun Tanah Kaya Desa Sungai Jaung Kecamatan Sepauk mengatakan bahwa mereka merasa terbantu dengan adanya jembatan itu. "Kami kalau mau ke Sepauk pakai sepeda motor, selalu melewati jembatan gantung sungai Belitang dan jembatan sungai Lobak di Belitang. Itu satu - satunya akses kami yang mudah di lewati bila kami hendak ke ibukota Kecamatan Sepauk Kabupaten Sintang, " jelasnya saat setelah melintasi jembatan (minggu, 16/8/2020). 


"Kemarin hari senin saya lewat kondisi lantai sangat parah, kini setelah di perbaiki, tidak ada rasa was - was lagi, " terangnya.


Oleh karena itu ia bersyukur lantai jembatan yang rusak sudah di perbaiki secara gotong royong oleh warga Desa Belitang Satu dan Belitang Dua.


Secara ekonomi, jembatan itu sangat dibutuhkan oleh warga Desa Belitang Satu dan Belitang Dua dari Kecamatan Belitang. Bagi warga Desa Ensabang, Sungai Jaung dan Sukau Bersatu Kecamatan Sepauk Kabupaten Sintang juga sering melewati jembatan ini baik bila hendak ke Sepauk maupun untuk belanja ke pasar Belitang yang menjual kebutuhan pokok warga.


Kami kalau belanja selalu ke pasar Belitang karena dekat. Bahkan kadang sering saya melihat warga dari Ketungau Hilir juga belanja ke pasar Belitang, " tambah Kepala Dusun Tanah Kaya ini.


Ia berharap kedepannya jembatan Belitang bisa permanen dan bisa di lewati oleh kendaraan roda 4 keatas. " Karena di timur dan utara Belitang Satu ada banyak desa - desa yang kerap belanja ke pasar Belitang, ada baiknya dibangun jembatan permanen untuk roda 4 ke atas. Itu kalau Belitang mau maju. Buat jalan baru ke jembatan baru, adalah solusi agar Desa Belitang Satu lepas dari ketertinggalannya. Persoalan anggaran kan bisa lewat pemerintah pusat bila pemerintah kabupaten dan provinsi tidak ada anggaran ke jembatan permanen yang bebas banjir. Jangan bangun jembatan kalau tidak bisa di gunakan waktu banjir, " papar pria asal Belitang ini mengusulkan. 


Jurnalis: Muhammad Sandi

Editor: JA

close