Kini Pukul :

O. Srikartih, S.H Berharap Panitia PILKADES Desa Setia Darma Lebih Profesional Dengan Membubuhi Stempel Pada Surat Undangan Memilih

Ilustrasi Pilkades Serentak Kabupaten Bekasi 2018.
vnn.co.id, Kabupaten Bekasi - Menghitung hari yang tersisa menjelang Pemilihan Kepala Desa di Kabupaten Bekasi mulai memanas. Kondusifitas lingkungan yang tetap terjaga kadang kala muncul percikan masalah yang dibuat oleh beberapa oknum.
Sebagaimana terjadi di Desa Setia Darma, Kecamatan Tambun Selatan. Kabupaten Bekasi.

Salah satu calon Kepala Desa, O. Srikartih, SH yang bernomor urut 3 itu menuturkan bahwa didapatinya surat Undangan Memilih yang dibagikan kepada warga akan tetapi tidak dibubuhi Stempel resmi Kepanitiaan pada Jumat, (24/8/18).

"Iya benar, tidak ada stempel panitia. kalau gitu kan bisa aja di fotocopy atau di print pakai komputer sendiri karena zaman sudah canggih" Terang Srikartih yang akrab disapa Bunda.
Surat Undangan Memilih Tanpa Stempel Panitia.
Desa Setia Darma, Kecamatan Tambun Selatan Kabupaten Bekasi.
O. Srikartih, S.H merasa itu sebuah kejanggalan dan patut diperbaiki. Khawatir ini menjadi celah untuk sengketa pada kemenangan salahsatu calon nanti, seperti halnya yang terjadi di Desa Kota Garo, Kecamatan Tapung Hilir Kabupaten Kampar, Provinsi Riau.
Pada Pilkades yang dilaksanakan tahun 2015 yang akhirnya disidangkan oleh Ketua Tim Basrun yang juga Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (BPMPD) saat itu.

Tidak sampai disitu, O.Srikartih, S.H juga mencoba mencari bukti dari beberapa desa lain yang melakukan Pilkades serentak 2018 sebanyak 157 Desa se-Kabupaten Bekasi. Seperti Desa Tamanrahayu, Desa Cibening dan Desa Tamansari di Kecamatan Setu semuanya pakai stempel alias di bubuhi stempel Panitia.
Surat Undangan Memilih Desa Cibening,
Menggunakan Stempel (Dibubuhi Stempel).
Calon Kepala Desa tertua dari 4 calon lainnya itu berharap panitia lebih profesional, transparan dan fair dalam pelaksanaan Pilkades tahun ini. O. Srikartih merasa malu jika sampai panitia tidak mampu membeli tinta untuk stempel undangan pemilihan.

"Harga tinta berapa duit sih, masa panitia gak bisa kasih stempel resmi di surat undangan pemilih. Jangan bikin malu sama warga lah, semua Desa juga pakai Stempel di undangan." Tegasnya.

Sampai berita ini di terbitkan awak vnn.co.id belum dapat mengkonfirmasi Panitia Pemilihan Kepala Desa Setia Darma.

Jurnalis: IP

No comments