Kini Pukul :

Penegak Hukum Diminta Segera Menyelidiki Adanya Dugaan Mark Up Anggaran Dana Desa Sukamaju Tambelang

Kantor Kepala Desa Sukamaju Kecamatan Tambelang Kabupaten Bekasi

Vnn.co.id, Kabupaten Bekasi - Terkait adanya pemberitaan tentang dugaan Mark Up Anggaran Dana Desa (DD), Desa Sukamaju Kecamatan Tambelang Kabupaten Bekasi Jawa Barat, Ketua LSM Jaringan Masyarakat Peduli Demokrasi (JMPD), Kabupaten Bekasi, Zuli Zulkifli mengatakan, Penegak Hukum baik Kepolisian maupun Kejaksaan sudah seharusnya Menyelidiki adanya Dugaan Mark Up Anggaran Dana Desa Sukamaju Tahun 2019.

Hal itu dikatakan Ketua LSM JMPD Kabupaten Bekasi, Zuli Zulkifli, kepada vnn.co.id, Rabu (29/04/2020). Dikatakannya, sudah seharusnya penegak Hukum baik Kepolisian atau pun Kejaksaan untuk menindaklanjuti dan menyelidiki informasi atas adanya dugaan Mark Up Anggaran Dana Desa Sukamaju Kecamatan Tambelang dan mengaudit penggunaan Dana Desa Tahun 2019 yang sudah terealisasi.

Mantan Ketua F-BPD Kabupaten Bekasi itu juga menegaskan dan mendukung sepenuhnya upaya-upaya hukum yang dilakukan oleh Pihak Kepolisian ataupun Kejaksaan sudah seharusnya segera menyelidiki informasi atas adanya dugaan Mark Up Anggaran Dana Desa Sukamaju disetiap pekerjaan yang bersumber dari Dana Desa Sukamaju tahun 2019, ujarnya.

Selain itu, Zuli pun berpandangan, Dugaan Mark Up anggaran bisa juga terjadi selain Dari Anggaran Dana Desa, mungkin dari Dana Alokasi Desa maupun dari Bantuan Provinsi.

Oleh karena itu, kata Zuli, dengan adanya informasi dugaan Mark Up Anggaran Dana Desa Sukamaju, sebagai pintu masuk penegak Hukum untuk menyelidikinya.

“Saya selaku ketua LSM JMPD Kabupaten Bekasi sangat mendukung Penegak Hukum baik Kepolisian ataupun Kejaksaan dalam upaya penegakan hukum di Kabupaten Bekasi, untuk Menyelidiki Adanya dugaan Mark Up Anggaran dan membuktikan adanya Kerugian Uang Negara, Agar menjadi efek jera bagi Kepala Desa yang lain selaku Kuasa Pengguna Anggaran", pungkasnya.




Rep : Ahim
Red : RMD

No comments